Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Fatepa Unram Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional FANRes ke-7

Selasa, 22 November 2022, 13:19 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Fatepa Unram Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional FANRes ke-7.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram (Fatepa Unram) akan menjadi tuan rumah, ajang tahunan internasional, The 7th International Conference on Food, Agriculture, and Natural Resources (IC-FANRes 2022) yang akan digelar di Merumatta Senggigi Lombok, 24-25 November 2022.

IC-FANRes 2022 kali ini bukan konferensi biasa karena akan diisi dengan diskusi dan sharing yang mendalam oleh 6 keynote speakers dari berbagai negara. 

Ketua Panitia IC-Fanres 2022, Rahmat Sabani menyampaikan bahwa, IC-FANRes ke-7 ini akan mengangkat tema inovasi dan pengembangan pertanian lokal. 

"Tema besar yang kami angkat adalah Optimizing Innovation on Local Agriculture and Natural Resources to Achieve Food Security and Halal Food Tourism," jelas Rahmat Sabani di Mataram, Selasa (22/11). 

Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB) terang Rahmat Sabani, memiliki kekayaan dan potensi sumber daya alam (SDA) yang luar biasa. Hal ini perlu disentuh dengan inovasi dan teknologi. 

Terkait keynote speaker, Akademisi Universitas Mataram ini mengungkapkan,  IC-FANRes kali ini mengundang ahli yang berasal dari 6 negara di dunia sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing juga pejabat dari kementerian.

“Akan ada 6 orang keynote speakers yang berasal dari Amerika Serikat, Selandia Baru, Korea Selatan, Taiwan dan Jepang juga dari dalam negeri, Indonesia. Nanti, turut hadir, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujarnya. 

IC-FANRes 2022 selama dua hari ini, akan ada pembahasan yang mendalam tentang transfer informasi, teknologi serta inovasi terbaru dalam pengembangan SDA. 

Dosen lulusan Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada ini menambahkan kesyukurannya bahwa IC-FANRes menjadi bukti bahwa akademisi bisa berkolaborasi nyata dengan pemerintah melalui riset dalam mengembangkan sumber daya alam di NTB. 

"Tema IC-FANRes ini selangkah-seayun dengan visi besar pemerintah provinsi dalam pengembangan industrialisasi, ekosistem, inovasi, dan destinasi wisata global di Nusa Tenggara Barat," tutup Dosen Senior Program Studi Teknologi Pertanian tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami