Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
FPRB Tanjung Benoa Berkibar di Forum Tsunami Dunia, BPBD Badung Beri Apresiasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Tanjung Benoa kembali mengharumkan nama Kabupaten Badung di kancah internasional.
Mereka resmi diundang sebagai pembicara dalam First Conference of Ocean Decade Tsunami Programme (ODTP) pada 10–11 November 2025 serta International Tsunami Symposium 2025 pada 12–14 November 2025 di Hyderabad, India.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung I Wayan Darma menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya, Darma menyebut keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan Badung dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.
"Ini prestasi dunia, inspirasi lokal: FPRB Tanjung Benoa, bukti nyata sinergi membangun desa tangguh bencana," sebutnya.
Darma menyebut undangan sebagai pembicara di dua forum tsunami terbesar dunia itu menjadi sebuah kehormatan bukan hanya bagi masyarakat Tanjung Benoa, tetapi juga bagi Kabupaten Badung dan Indonesia. Ia menjelaskan capaian ini merupakan hasil dari proses panjang sinergi dan pendampingan sejak tahun 2012.
Menurutnya, BPBD Badung sejak awal percaya bahwa ketangguhan bencana tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat. FPRB Tanjung Benoa dianggap sebagai contoh ideal dari penerapan konsep mitigasi berbasis komunitas.
Pembinaan berkelanjutan ini dilakukan melalui pendekatan Multi-Helix yang melibatkan Pemerintah Kelurahan Tanjung Benoa, BMKG, sektor swasta pariwisata, akademisi, hingga peran aktif masyarakat. Pelatihan, simulasi, dan edukasi mitigasi berjalan secara rutin sehingga pada tahun 2022 Tanjung Benoa ditetapkan sebagai komunitas pertama di Indonesia yang meraih status “Tsunami Ready Community” dari UNESCO.
Keikutsertaan FPRB Tanjung Benoa dalam forum global tersebut semakin menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana mampu memberikan dampak positif bagi sektor vital, khususnya pariwisata. Mereka menjadi duta yang menunjukkan bahwa komunitas lokal dapat menjadi standar dunia ketika didukung pembinaan pemerintah yang tepat.
Darma menegaskan bahwa keberhasilan ini akan menjadi model yang direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Badung. Ia optimistis target besar untuk mewujudkan nihil korban jiwa saat bencana terjadi dapat dicapai melalui gotong royong lintas elemen.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan selamat kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Kami ucapkan selamat kepada FPRB Tanjung Benoa dan seluruh mitra yang telah berkontribusi. Teruslah menjadi inspirasi dan garda terdepan dalam membangun masyarakat yang aman, tangguh, dan berkelanjutan," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4696 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan