Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




FPRB Tanjung Benoa Berkibar di Forum Tsunami Dunia, BPBD Badung Beri Apresiasi

Kamis, 27 November 2025, 11:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/FPRB Tanjung Benoa Berkibar di Forum Tsunami Dunia, BPBD Badung Beri Apresiasi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kelurahan Tanjung Benoa kembali mengharumkan nama Kabupaten Badung di kancah internasional. 

Mereka resmi diundang sebagai pembicara dalam First Conference of Ocean Decade Tsunami Programme (ODTP) pada 10–11 November 2025 serta International Tsunami Symposium 2025 pada 12–14 November 2025 di Hyderabad, India.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung I Wayan Darma menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya, Darma menyebut keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan Badung dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

"Ini prestasi dunia, inspirasi lokal: FPRB Tanjung Benoa, bukti nyata sinergi membangun desa tangguh bencana," sebutnya.

Darma menyebut undangan sebagai pembicara di dua forum tsunami terbesar dunia itu menjadi sebuah kehormatan bukan hanya bagi masyarakat Tanjung Benoa, tetapi juga bagi Kabupaten Badung dan Indonesia. Ia menjelaskan capaian ini merupakan hasil dari proses panjang sinergi dan pendampingan sejak tahun 2012.

Menurutnya, BPBD Badung sejak awal percaya bahwa ketangguhan bencana tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat. FPRB Tanjung Benoa dianggap sebagai contoh ideal dari penerapan konsep mitigasi berbasis komunitas.

Pembinaan berkelanjutan ini dilakukan melalui pendekatan Multi-Helix yang melibatkan Pemerintah Kelurahan Tanjung Benoa, BMKG, sektor swasta pariwisata, akademisi, hingga peran aktif masyarakat. Pelatihan, simulasi, dan edukasi mitigasi berjalan secara rutin sehingga pada tahun 2022 Tanjung Benoa ditetapkan sebagai komunitas pertama di Indonesia yang meraih status “Tsunami Ready Community” dari UNESCO.

Keikutsertaan FPRB Tanjung Benoa dalam forum global tersebut semakin menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana mampu memberikan dampak positif bagi sektor vital, khususnya pariwisata. Mereka menjadi duta yang menunjukkan bahwa komunitas lokal dapat menjadi standar dunia ketika didukung pembinaan pemerintah yang tepat.

Darma menegaskan bahwa keberhasilan ini akan menjadi model yang direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Badung. Ia optimistis target besar untuk mewujudkan nihil korban jiwa saat bencana terjadi dapat dicapai melalui gotong royong lintas elemen.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan selamat kepada seluruh pihak yang terlibat.

"Kami ucapkan selamat kepada FPRB Tanjung Benoa dan seluruh mitra yang telah berkontribusi. Teruslah menjadi inspirasi dan garda terdepan dalam membangun masyarakat yang aman, tangguh, dan berkelanjutan," tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami