Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gagal Incar Preman, Polisi Ringkus Mucikari dan PSK

Rabu, 2 April 2008, 17:23 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Operasi pekat agung 2008 yang digelar Jajaran Polres Buleleng secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng berhasil meringkus mucikari dan pekerja seks komersil, PSK, namun dalam operasi itu, polisi gagal mengincar preman. Walaupun gagal mengincar para preman di sejumlah titik di Kawasan Kota Singaraja, dalam operasi pekat agung, Rabu (2/4) berhasil menangkap pelaku prostitusi di Dusun Tegal Lantang, Desa Pengulon, Gerokgak, Buleleng.


Pelaku prostitusi yang diamankan polisi dalam penggerebegan bersama masyarakat itu diantaranya Komang Santiani (49) dan Komang Astuti alias Ibu Ana (36) sebagai Mucikari, sedangkan tiga PSK yang digelandang diantaranya, Juhro alias Mia (31) dan Novia alias Novi (35) asal Banyuwangi serta Endang (35) yang berasal dari Jember. Kapolsektif Gerokgak, AKP IGN Purnawa mengungkapkan, kedua mucikari telah dinyatakan sebagai tersangka terkait aksi prostitusi dengan menampung para PSK, sedangkan tiga PSK hanya dijerat dengan tindak pidana ringan atau tipiring.


“Telah tiga kali berhasil mengamankan para PSK di Dusun Tegal Lantang Desa Pengulon, sehingga untuk membersihkan kawasan tersebut dari ajang prostitusi akan terus dilakukan operasi penertiban, termasuk dalam operasi pekat agung ini kita langsung amankan dua mucikari dan tiga PSK,” ungkap Purnawa. Komang Santiani dan Komang Astuti alias Ibu Ana sebagai Mucikari telah dinyatakan sebagai tersangka dan secara resmi telah ditahan di Mapolsektif Gerokgak, sedangkan ketiga PSK Juhro alias Mia, Novia alias Novi dan Endang dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Singaraja. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami