Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Ganjar: Saya Tak Pernah Semir Rambut Jadi Hitam
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan tak menyemir rambutnya menjadi hitam setelah mengunggah foto dirinya usai ramai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pemimpin dengan rambut putih.
"Saya tidak menyemir rambut," kata Ganjar.
Ganjar menyebut foto yang diunggah dengan rambut tampak berwarna hitam diambil pada 21 September 2021. Kader PDIP itu mengklaim tak pernah menyemir rambutnya selama ini.
Ganjar pun tak menjawab secara langsung saat disinggung soal kriteria rambut putih calon presiden pilihan menurut Jokowi. Ia hanya meminta masyarakat membantu korban gempa bumi di Cianjur.
"Ayo kita bantu Cianjur. Agar segera bangkit dan pulih. Dengan gotong royong," kata Ganjar.
Sebelumnya, Ganjar memamerkan foto dirinya dengan rambut hitam usai ramai pernyataan Presiden Jokowi soal kriteria pemimpin 2024 dengan rambut putih yang mencirikan sosok memikirkan rakyat.
Melalui akun instagram pribadinya @ganjar_pranowo, Ganjar memamerkan foto penampilan berambut hitam yang kontra berbeda dengan dirinya yang selama ini identik dengan rambut putih.
"Kamu punya tips merawat wajah dan rambut?" kata Ganjar, Minggu (27/11).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun