Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Gara-Gara Pohon Santen Tumbang, Jalan Utama Denpasar-Gilimanuk Macet
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gara-gara pohon Santen yang berada di kawasan hutan Kota Tabanan tumbang menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Denpasar-Gilimanuk macet. Tumbangnya Pohon Santen yang berada di sebelah Barat Patung Adipura, Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk, Pesiapan, Tabanan tersebut terjadi pada Rabu ( 17/1/2018) sekitar pukul 02.30 Wita.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja pohon santen dengan ketinggian 10 meter itu tumbang melintang di jalan utama Denpasar-Gilimanuk. Akibatnya, lalu-lintas sempat terganggu dan menyebabkan kemacetan hingga beberapa jam.
Kepala Seksi (Kas)Kedaruratan dan Kelogistikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan I Putu Trisna Widiatmika mengakui menurunkan 6 orang dari tim reaksi cepat.
Mengingat besar dan panjangnya pohon yang tumbang tersebut menyebabkan proses evakuasi dan pemebersihan berlangsung hingga pukul 04.30 Wita.“Saat ini semua batang,puing dan ranting sudah bersih dan lalul-intas di jalur utama Denpasar-Gilimanuk sudah lancar kembali,”jelas Widiatmika.Salah seorang pengguna jalan yang sering melintas di lokasi kejadian, Dewi mengaku merasa was–was setiap melewati hutan kota Tabanan.
Pasalnya, pohon yang tinggi dan besar besar tampak rimbun. “Saya was was kalau lewat di sekitar hutan kota Tabanan, takut pohonya yang tinggi-tinggi itu tumbang lagi,” kata Dewi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan