Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Garena Tanggapi Pemblokiran Free Fire oleh Pemerintah India
BERITABALI.COM, DUNIA.
Garena buka suara soal kebijakan pemerintah India yang memblokir Free Fire di App Store dan Play Store. Pengembang game tersebut saat ini masih meninjau pemblokiran tersebut.
"Kami menyadari bahwa Free Fire saat ini tidak tersedia di Google Play dan App Store iOS di India dan game tersebut saat ini tidak dapat dioperasikan untuk beberapa pengguna di negara tersebut," kata Garena, dikutip dari NDTV, Selasa (15/2/2022).
"Kami sedang bekerja untuk mengatasi situasi ini, dan kami meminta maaf kepada pengguna kami atas ketidaknyamanan ini," sambung Garena.
Pemblokiran yang dilakukan pemerintah India sebenarnya tak hanya berefek ke Free Fire. Total ada 53 aplikasi lain asal China yang diblokir di negara tersebut dari toko aplikasi.
Pemerintah menuding kalau 54 aplikasi ini diduga memperoleh berbagai akses penting dan mengumpulkan data pengguna yang sensitif.
"Data real time yang dikumpulkan ini disalahgunakan dan dikirim ke server yang berlokasi di negara lain," kata pemerintah India.
Mereka juga khawatir karena aplikasi tersebut dituding dapat melakukan aktivitas spionase dan pengawasan lewat kamera/mikrofon, akses lokasi (GPS), hingga terhubung dengan jaringan berbahaya.
"Aplikasi ini diduga terlibat dalam aktivitas yang merugikan terhadap kedaulatan dan integritas negara, juga merupakan ancaman serius bagi keamanan negara dan pertahanan India," jelasnya
Ini bukan pertama kalinya pemerintah India melarang aplikasi asal China.
Sebelumnya pada Juni 2020, pemerintah telah melarang 59 aplikasi asal China seperti TikTok, Shareit, UC Browser, hingga WeChat. Lalu pada Juli 2020, pemerintah melakukan larangan serupa untuk 47 aplikasi lain.
Pemblokiran terus berlanjut ke 118 aplikasi dan game, yang juga berefek ke PUBG Mobile dan PUBG Mobile Lite. Hingga kini, pemerintah India telah memblokir hampir 300 aplikasi dan game asal China. (sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4232 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1446 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 765 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun