Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Gelapkan Uang Perusahaan Rp 382 Juta, Ibu ini Diganjar 22 Bulan
Rabu, 26 Juni 2019,
22:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Mejelis Hakim PN Denpasar menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan kepada terdakwa AA Istri Dwi Handani Ningrat (36) yang terjerat pidana penggelapan uang perusahaan di tempat terdakwa bekerja. Tindakan terdakwa yang mengakibatkan kerugian uang perusahaan mencapai Rp 382.103.330 itu putusannya dibacakan di ruang sidang Kartika, Rabu (26/6).
Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan sebagai Manager Keuangan, yang dilakukan secara berlanjut.
"Mengadili terdakwa bersalah telah melakukan penggelapan uang dari tempatnya bekerja yang mencapai Rp. 382.103.330,00. Menghukum terdakwa pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan," ketok palu hakim Kony Hartanto,SH.MH.
Oleh hakim, perbuatan Dwi Handani dinilai memenuhi unsur Pasal 374 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Putuskan yang dijatuhkannya setidaknya lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Wayan Adhi Antari,SH yang mengajukan 2,5 tahun penjara.
Terdakwa yang mengakui perbuatannya dan menyesalinya menyatakan menerima putusan hakim. Begitu juga dari pihak JPU dari Kejari Denpasar.
Terurai di persidangan, perbuatan sarjana akuntansi tersebut berawal 11 Januari 2017 mulai bekerja di Cuca Restaurant di bawah PT.Dharma Cannela. Di awal terdakwa bekerja sebagai asisten manager keuangan dengan gaji Rp 4.495.000 per bulan.
Tiga bulan kemudian, dia naik jabatan menjadi manager keuangan di restoran yang berada di kawasan Nusa Dua, Badung tersebut.
Selain gaji yang naik, wanita yang sebelumnya beralamat di Jalan Tunggul Ametung IVA No.11, Ubung Kaja ini pun dibebani tugas yabg berlipat. Salah satunya berkewenangan mencairkan uang perusahaan yang masuk pada rekening (akun penerimaan) dan memindahkan ke rekening akun pengeluaran.
Sayangnya terdakwa justru menyalahgunakan jabatannya. Bahkan makin berulah dengan mengambil uang perusahaan untuk kepentingan pribadi.
Dia pun "rajin" mengambil uang perusahaan hingga lima kali berturut-turut dengan jumlah yang berbeda. Dimulai 31 Agustus 2017, penerimaan uanh Rp 700 juta namun oleh terdakwa hanya ditransfer Rp 500 juta, sisanya diambil sendiri. Begitu seterusnya selama satu tahun, hingga jumlah yang diambil mencapai Rp 382.103.330 sebagaimana nilai kerugian perusahaan.
Pihak perusahaan baik rekan kerja maupun atasan terdakwa, Virginia Entizne Mangas yang akhirnya menyadari ada ketidakberesan dalam keuangannya mencoba mengkonfirmasi terdakwa.
Sayangnya perempuan berambut sepinggang itu tak pernah menggubris, malahan mendadak tak masuk kerja. Virgina juga beberapa kali menghubungi terdakwa lewat HP namun tak pernah dijawab. Tempat tinggal terdakwa saat disambangi perusahaan justru sudah dalam keadaan kosong.
Pihak perusahaan akhirnya melaporkan terdakwa ke Polisi lantaran tidak ada itikat baik dari terdakwa untuk menjelaskan dan bertanggung jawab soal pengeluaran uang perusahaan hingga ratusan juta.[bbn/maw/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 318 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 255 Kali
03
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 230 Kali
04
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 224 Kali
05
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 200 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026