Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Gelombang Besar, Nelayan Tabanan Takut Melaut
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gelombang besar, disertai angin kecang dan hujan deras berimbas pada aktivitas nelayan Tabanan. Sejumlah nelayan takut melaut, mereka memilih memperbaiki jaring dan perahunya selama tidak melaut.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan hal itu, (5/2) . Cuaca ekstrem menyebabkan ikan laut di lepas pantai menyebar, sehingga sulit untuk ditangkap oleh para nelayan.
"Karena gelombang besar disebabkan angin kencang, merubah zona-zona berkumpulnya ikan. Yang membuat nelayan kesulitan mendapatkan hasil tangkapan, jelasnya. Selain, itu gelombang yang besar juga menjadi salah satu sebab banyaknya nelayan Tabanan tidak melaut.
"Kami berharap, cuaca yang tidak bersahabat ini tidak berlangsung lama. Kalau terus begini nelayan dipastikan akan tidak berani melaut, tandasnya. Saat cuaca buruk nelayan melakukan aktivitas di darat seperti memperbaiki jarring ataupun menambal perahu yang bocor.
Nelayan di sepanjang pesisir Tabanan mulai dari pantai Kedungu, Yeh Gangga, Kelating, Pasut hingga Soka disaat cuaca buruk seperti sekarang ini memilih untuk tidak melaut. Meski penghasilanya mernurun hingga 80 persen, tidak melaut dipilih untuk menghidari terjadinya korban karena kegaganasan ombak akibat cuaca ekstrem.
"Lebih baik kami isirahat dulu, menunggu cuaca baik, "tandas Pan Iluh salah satu nelayan Pantai Yeh Gangga.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan