Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Gelombang Besar, Nelayan Tabanan Takut Melaut
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gelombang besar, disertai angin kecang dan hujan deras berimbas pada aktivitas nelayan Tabanan. Sejumlah nelayan takut melaut, mereka memilih memperbaiki jaring dan perahunya selama tidak melaut.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan hal itu, (5/2) . Cuaca ekstrem menyebabkan ikan laut di lepas pantai menyebar, sehingga sulit untuk ditangkap oleh para nelayan.
"Karena gelombang besar disebabkan angin kencang, merubah zona-zona berkumpulnya ikan. Yang membuat nelayan kesulitan mendapatkan hasil tangkapan, jelasnya. Selain, itu gelombang yang besar juga menjadi salah satu sebab banyaknya nelayan Tabanan tidak melaut.
"Kami berharap, cuaca yang tidak bersahabat ini tidak berlangsung lama. Kalau terus begini nelayan dipastikan akan tidak berani melaut, tandasnya. Saat cuaca buruk nelayan melakukan aktivitas di darat seperti memperbaiki jarring ataupun menambal perahu yang bocor.
Nelayan di sepanjang pesisir Tabanan mulai dari pantai Kedungu, Yeh Gangga, Kelating, Pasut hingga Soka disaat cuaca buruk seperti sekarang ini memilih untuk tidak melaut. Meski penghasilanya mernurun hingga 80 persen, tidak melaut dipilih untuk menghidari terjadinya korban karena kegaganasan ombak akibat cuaca ekstrem.
"Lebih baik kami isirahat dulu, menunggu cuaca baik, "tandas Pan Iluh salah satu nelayan Pantai Yeh Gangga.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1317 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1013 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 851 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 759 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik