Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Gempa M 6,4 di Nepal, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa magnitudo 6,4 di Jajarkot, Nepal.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan tidak ada WNI yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Tak ada pula warga negara Indonesia yang terdata sebagai korban gempa di sana.
"KBRI Dhaka telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan dilaporkan tidak ada korban WNI hingga saat ini," kata Judha melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/11).
Meski demikian, KBRI Dhaka tak menghentikan pengawasan. Mereka tetap berkomunikasi dengan Konsul Kehormatan RI di Kathmandu untuk memantau kondisi.
KBRI Dhaka juga menjalin komunikasi dengan komunitas warga Indonesia di Nepal. Mereka ingin memastikan semua WNI di Nepal tak menjadi korban gempa.
"Dan memberikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan jika terdapat gempa susulan," ujarnya.
Sebelumnya, gempa magnitudo 6,4 terjadi di Nepal, Jumat (3/11). Korban jiwa mencapai 154 orang hingga saat ini.
Juru Bicara Kepolisian Provinsi Karnali Gopal Chandra Bhattara mengatakan pasukan keamanan telah dikerahkan.
"Beberapa jalan telah diblokir oleh kerusakan, tetapi kami mencoba untuk mencapai daerah tersebut melalui rute alternatif," kata Bhattarai kepada AFP, Sabtu (4/11).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1569 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1182 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1030 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 908 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah