Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa Sulteng Bermagnitudo 6,3, BMKG: Ini Sesar Lokal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa Sulteng berkekuatan 6,3 di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah disebabkan karena sesar lokal setempat. Sebelum diperbarui gempa itu disebut bermagnitudo 6,5.
Hal ini diungkapkan Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Palu. Meskipun demikian, pihak BMKG belum memberikan nama pada sesar lokal yang mengeluarkan energinya tersebut.
"Ini sesar lokal tapi kami belum tahu detail namanya," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Geofisika Palu Hendrik Leopatty.
Bahkan, kata dia, dari peta sejarah kegempaan, masih belum ada data terkait dengan gempa yang disebabkan sesar lokal ini.
BMKG menyebutkan ada dua kemungkinan terkait jalur sesar lokal tersebut. Pertama, dari terusan Banggai dan kedua sesar tersebut membelah daerah Kabupaten Tojo Una-Una dari selatan ke utara.
"Satu Sulawesi itu ada sekitar 48 sesar, yang paling banyak kita, Provinsi Sulawesi Tengah," katanya
Gempa bumi bermagnitudo 6,3 mengguncang Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Gempa terjadi pada Senin, sekitar pukul 19.09 Wita dan dapat dirasakan hingga di Kabupaten Poso, Parigi Moutong, dan Kota Palu.
“Jangan terpancing isu-isu yang tidak benar dan kami harap masyarakat tetap pantau informasi resmi dari BMKG,” kata Hendrik.
Wilayah Tojo Una-Una memang diguncang beberapa gempa sejak Senin pagi. Gempa bumi pertama terjadi sekitar pukul 11.59 Wita dengan magnitudo 5,9 dan terjadi di kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan data BMKG, hingga pukul 15.00 Wita sudah terjadi empat kali gempa susulan.
“Cukup kuat yang barusan terjadi, 6,5 magnitudo,” kata Hendrik seperti dilansir dari Antara.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun