Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Gempa Susulan 6,2 SR Menyebabkan Masyarakat Makin Trauma
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, NTB. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa gempa susulan 6,2 SR yang terjadi pada Kamis (9/8) pukul 12.25 WIB menyebabkan masyarakat makin trauma. Apalagi gempa dengan pusat gempa 6 km Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 km menyebabkan beberapa bangunan rusak. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi pada Kamis (9/8).
Menurut Sutopo, tercatat 24 orang luka-luka tertimpa bangunan roboh akibat gempa 6,2 SR. Jumlah gempa susulan dari gempa utama 7 SR hingga saat ini sebanyak 362 kali gempa, dimana 18 kali gempa dirasakan.
Sementara itu ribuan personil dikerahkan untuk penanganan dampak gempa. Guna melakukan evakuasi dikerahkan 21 alat berat yang terdiri dari escavator, dozer, dump truk, loader, trailer, dan mobile crane.
Alat berat akan terus ditambah dari wilayah sekitar dan pihak swasta. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, ESDM dan relawan terus melanjutkan proses pencarian korban.
Akibat adanya gempa 6,2 SR pada siang tadi menyebabkan tim SAR mengalami kesulitan saat melakukan pencarian dengan alat berat di Masjid Jabbal Nur Dusun Lading-Lading Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Dimana tanah sekitar masjid retak dan menara bergeser sehingga membahayakan tim SAR.[bbn/BNPB/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 243 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan