Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Gempa Susulan 6,2 SR Menyebabkan Masyarakat Makin Trauma
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, NTB. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan bahwa gempa susulan 6,2 SR yang terjadi pada Kamis (9/8) pukul 12.25 WIB menyebabkan masyarakat makin trauma. Apalagi gempa dengan pusat gempa 6 km Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 km menyebabkan beberapa bangunan rusak. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi pada Kamis (9/8).
Menurut Sutopo, tercatat 24 orang luka-luka tertimpa bangunan roboh akibat gempa 6,2 SR. Jumlah gempa susulan dari gempa utama 7 SR hingga saat ini sebanyak 362 kali gempa, dimana 18 kali gempa dirasakan.
Sementara itu ribuan personil dikerahkan untuk penanganan dampak gempa. Guna melakukan evakuasi dikerahkan 21 alat berat yang terdiri dari escavator, dozer, dump truk, loader, trailer, dan mobile crane.
Alat berat akan terus ditambah dari wilayah sekitar dan pihak swasta. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, ESDM dan relawan terus melanjutkan proses pencarian korban.
Akibat adanya gempa 6,2 SR pada siang tadi menyebabkan tim SAR mengalami kesulitan saat melakukan pencarian dengan alat berat di Masjid Jabbal Nur Dusun Lading-Lading Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Dimana tanah sekitar masjid retak dan menara bergeser sehingga membahayakan tim SAR.[bbn/BNPB/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1491 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1124 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 968 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 859 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik