Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Hajatan Sunatan Massal Warga Porak Poranda
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Pabean Sangsit di Kecamatan Sawan, Kamis (8/11) pagi panik gara-gara informasi bakal adanya Tsunami atau gelombang dahsyat air laut, bahkan, warga sempat dievakuasi ke lokasi pasar Sangsit yang berjarak sekitar satu kilometer dari pantai.
Informasi bakal adanya gelombang pasang yang dashyat itu sendiri, diperoleh dari Badan Meteorology dan Geofisika (BMG) Denpasar, setelah gempa berkekuatan 6,9 skala ricther terjadi dan berpusat di perairan Desa Sangsit.
Demikian skenario dari sesi latihan simulasi penanggulangan bencana alam gempa bumi, kebakaran dan tsunami yang digelar pemerintah Kabupaten Buleleng, dikawasan Pabean Sangsit.
Dalam adegan tersebut, digambarkan salah satu warga Pabean Sangsit tengah mengadakan hajatan sunatan masal. Ditengah suasana gembira tersebut, tiba-tiba terjadi gempa. Warga pun panik. Ditengah kepanikan tersebut, gempa susulan kembali mengguncang dengan kekuatan 6,9 skala ricter. Suasana bertambah panik, ketika salah satu rumah warga terbakar.
Kesigapan petugas, dari semua unsur baik itu TNI Polri, Linmas, Hansip, petugas kesehatan dan petugas pemadam kebakaran mendapat ujian berat untuk bertindak cepat menyelamatkan warga. Dari kejadian tersebut, aparat langsung mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih tinggi.
Bupati Buleleng, Putu Bagiada menyebutkan, Buleleng merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana alam, seperti banjir, kebakaran, gempa dan tsunami. Karena itu, latihan tersebut menjadi bagian dari pembangunan sistem penanggulangan bencana alam.
Dari pengalaman bencana alam yang terjadi di daerah lain, paling tidak semua lapisan masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaannya,ungkapnya.
Kegiatan simulasi penanggulangan bencana alam, dirasakan sangat bermanfaat bagi warga, sebab para warga terlibat secara langsung dan melihat upaya penanganan yang dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan