Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Hamas Bantah Ada Campur Tangan Iran Ikut 'Keroyok' Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi Palestina, Hamas, membantah Iran terlibat dalam serangan habis-habisan ke Israel yang menewaskan hingga 1.600 orang sejak Sabtu (7/10).
Seorang pejabat senior Hamas, Ali Barakeh, mengatakan Iran tak terlibat dalam serangan Hamas sebab rencana serangan tersebut disusun oleh hanya belasan komandan.
Sekutu dekat seperti Iran serta Lebanon tak diberitahu soal waktu serangan.
"Hanya segelintir komandan Hamas yang tahu tentang rencana operasi tersebut," kata Barakeh kepada Associated Press.
Barakeh juga membantah bahwa pihaknya diberikan lampu hijau oleh Iran untuk melancarkan serangan ke Israel dalam pertemuan pekan lalu di ibu kota Beirut, Lebanon.
Barakeh berujar tak ada seorang pun dari komando pusat ataupun biro politik Hamas yang berada di Beirut dalam kurun waktu itu.
Meski begitu, dia menilai Iran dan Lebanon "akan bergabung dalam pertempuran jika Jalur Gaza menjadi sasaran serangan."
Barakeh mengakui bahwa Iran dan kelompok militan Hizbullah Lebanon pernah membantu Hamas di masa lalu. Namun, sejak perang Gaza 2014, Hamas menurutnya sudah memproduksi roket dan melatih prajurit sendiri.
Lebih lanjut, Barakeh juga membantah spekulasi bahwa serangan yang sudah direncanakan lebih dari setahun itu diluncurkan untuk menggagalkan upaya Amerika Serikat membujuk Arab Saudi agar normalisasi dengan Israel.
Barakeh menegaskan pihaknya menyerang Israel akibat ulah provokatif pemerintah sayap kanan Israel selama setahun terakhir, mulai dari berkunjung ke situs suci Yerusalem hingga menekan para tahanan Palestina di Tel Aviv.
Seiring dengan itu, ia percaya bahwa Israel berencana membunuh para pemimpin Hamas.
Dalam kesempatan yang sama, Barakeh juga mengaku bahwa Hamas terkejut dengan operasi serangan yang ternyata berdampak sangat besar.
"Kami terkejut dengan keruntuhan ini," kata Barakeh.
"Kami mulanya berencana untuk membuat beberapa keuntungan dan menukar tahanan. Tentara ini adalah macan kertas," ucapnya.
Serangan Hamas terhadap Israel di Jalur Gaza disebut-sebut mendapat bantuan dari Iran.
Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby turut melontarkan kecurigaan ini dengan menyebut "ada tingkat keterlibatan" dari Iran dalam insiden ini.
Meski begitu, Kirby mengatakan belum "melihat bukti nyata bahwa Iran terlibat langsung dalam berpartisipasi atau memberikan sumber daya, serta merencanakan serangan-serangan kompleks yang dilakukan Hamas selama akhir pekan."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4223 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 764 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun