Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Hamas Tolak Komentar Joe Biden Soal Negara Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pejabat Hamas menolak komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden soal kemungkinan Israel menyetujui pembentukan negara Palestina.
"Ilusi bahwa Biden berkhotbah tentang negara Palestina dan karakteristiknya tidak membodohi rakyat kami," ujar anggota biro politik Hamas Izzat al-Rishq, dalam sebuah pernyataan, Sabtu (20/1), melansir AFP.
Ia menganggap Biden adalah mitra Israel dalam melancarkan agresinya ke Jalur Gaza, Palestina.
"Biden adalah mitra penuh dalam perang genosida dan rakyat kami tidak mengharapkan kebaikan apa pun darinya," tambah dia.
Biden sebelumnya mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai perlunya pembentukan negara Palestina di masa depan untuk mengatasi konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.
Pernyataan Biden muncul sehari setelah Netanyahu dengan tegas menentang pemberian kedaulatan Palestina setelah konflik dengan milisi Hamas.
"Presiden [Biden] masih percaya pada janji dan kemungkinan solusi dua negara bagi Israel dan Palestina," ujar Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby.
Dalam percakapannya dengan Netanyahu, Biden menjelaskan keyakinannya yang kuat bahwa solusi dua negara masih merupakan jalan yang tepat.
"Teman dan sekutu yang baik dapat melakukan diskusi yang jujur dan terus terang. Dan kami melakukannya," tambah Kirby.
Kirby juga menyebut bahwa Biden menyampaikan visinya untuk perdamaian dan keamanan yang lebih tahan lama bagi Israel dan solusi dua negara dengan jaminan keamanan Israel.
Pemerintah Israel sendiri kecewa dengan desakan AS soal solusi masa depan, termasuk tentang hak kenegaraan bagi Palestina.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negaranya harus memiliki kontrol keamanan atas seluruh wilayah sebelah barat Sungai Yordania.
"Ini adalah kondisi yang diperlukan dan bertentangan dengan gagasan kedaulatan [Palestina]," ujar Netanyahu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2911 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun