Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Hanya 30 Persen Hidung Belang Sadar Pakai Kondom
Nusa Dua
Senin, 10 Agustus 2009,
20:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hasil studi Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) menyebutkan, dari sekian banyak pelanggan pekerja seks komersial (PSK), hanya 30 persen pelanggan yang sadar dan rutin menggunakan kondom. Kondisi ini dipastikan sebagai salah satu penyebab tingginya kasus penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual.
Deputi Sekretaris KPAN Bidang program Fonny J Silfanus pada keteranganya di Nusa Dua (10/8) menyatakan, tingkat kesadaran penggunaan kondom pada kelompok beresiko ini dapat dikategorikan cukup rendah. Kondisi ini dikhawatirkan terjadi akibat rendahnya pengetahuan pelanggan pekerja seks terhadap penularan HIV/AIDS.
Menurut Fonny, fakta lain yang cukup mengecewakan adalah rendahnya penggunaan kondom karena keterbatasan ketersediaan kondom.
“ Pingin pakai tetapi kondomnya tidak tersedia, ternyata dari hasil studi hanya 45% yang tersedia di tempat entertainment seperti itu,†jelas Fonny J Silfanus.
Fonny J Silfanus menambahkan, mulai September mendatang KPAN akan kembali mendistribusikan kondom guna mengatasi keterbatasan kondom di Indonesia.
Kondom tersebut akan disalurkan melalui klinik dan warung-warung. Namun program tersebut hanya terbatas untuk 12 propinsi, seperti Sumatera Utara, Sumatra Selatan, Riau, Papua dan Bali. (mlt)
Deputi Sekretaris KPAN Bidang program Fonny J Silfanus pada keteranganya di Nusa Dua (10/8) menyatakan, tingkat kesadaran penggunaan kondom pada kelompok beresiko ini dapat dikategorikan cukup rendah. Kondisi ini dikhawatirkan terjadi akibat rendahnya pengetahuan pelanggan pekerja seks terhadap penularan HIV/AIDS.
Menurut Fonny, fakta lain yang cukup mengecewakan adalah rendahnya penggunaan kondom karena keterbatasan ketersediaan kondom.
“ Pingin pakai tetapi kondomnya tidak tersedia, ternyata dari hasil studi hanya 45% yang tersedia di tempat entertainment seperti itu,†jelas Fonny J Silfanus.
Fonny J Silfanus menambahkan, mulai September mendatang KPAN akan kembali mendistribusikan kondom guna mengatasi keterbatasan kondom di Indonesia.
Kondom tersebut akan disalurkan melalui klinik dan warung-warung. Namun program tersebut hanya terbatas untuk 12 propinsi, seperti Sumatera Utara, Sumatra Selatan, Riau, Papua dan Bali. (mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026