Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Harga Kebutuhan Pokok di Jembrana Naik, Cabai Sentuh Rp100 Ribu Per Kg
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang bulan Ramadan 2025, harga kebutuhan pokok di Pasar Umum Negara, Kabupaten Jembrana, mengalami kenaikan signifikan. Salah satu komoditas yang paling mencolok adalah cabai, yang sempat menembus Rp100 ribu per kilogram sebelum turun menjadi Rp85 ribu per kilogram setelah pasokan dari Jawa masuk.
Menurut Sukma, seorang pedagang sembako di Pasar Umum Negara, lonjakan harga terjadi akibat meningkatnya permintaan dan keterbatasan stok yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
"Kemarin cabai sempat sampai Rp100 ribu per kilogram, sekarang sudah turun jadi Rp85 ribu karena pasokan dari Jawa sudah masuk," ujarnya, Kamis (27/2/2025).
Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Tiga hari lalu, harga bawang merah masih di angka Rp22 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp28 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih masih stabil di angka Rp38 ribu per kilogram.
Komoditas lainnya seperti gula pasir masih bertahan di harga Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng Rp17 ribu per botol, dan telur ayam Rp1.800 per butir. Sementara harga beras premium tetap di Rp17 ribu per kilogram.
Sukma memperkirakan harga sembako masih berpotensi naik seiring meningkatnya permintaan menjelang Hari Suci Nyepi, Idul Fitri, dan Galungan yang berdekatan dalam beberapa bulan ke depan.
"Kemungkinan harga bisa naik lagi karena permintaan makin tinggi mendekati hari raya," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 812 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 702 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 524 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 508 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik