Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Heboh Arab Saudi Impor Pohon Natal Dan Pakaian Sinterklas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah pengguna Twitter dihebohkan dengan kabar bahwa Arab Saudi telah mendatangkan atau mengimpor pohon Natal hingga pakaian Sinterklas untuk perayaan Natal di negara itu.
Muncul kabar pula bahwa, Arab Saudi telah mengizinkan impor pernak pernik Natal, sepeti pohon Natal hingga pakaian Sinterklas. Namun, pemerintah Arab Saudi membantah pemberitaan media soal bahwa negaranya telah mengimpor pohon Natal dan pakaian Sinterklas.
Otoritas Zakat, Pajak dan Bea Cukai Saudi mengatakan bahwa negaranya melarang mengimpor pohon Natal atau simbol-simbol keagamaan selain Islam. Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan oleh pengguna Twitter tentang apakah pohon Natal sekarang diizinkan masuk ke Saudi.
Laporan media asing sebelumnya mengatakan bahwa pohon Natal, dekorasi, dan pakaian Sinterklas sekarang dijual di toko-toko di negara kaya minyak itu. Orang asing Kristen yang bekerja di Arab Saudi, terutama dari Lebanon dan Filipina, terbiasa merayakan Natal secara tertutup.
Arab Saudi telah melakukan sejumlah perubahan sosial, budaya dan ekonomi yang cepat dalam beberapa tahun terakhir, yang diprakarsai oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.Gaza laporkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4096 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1405 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 865 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun