Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Hidupkan Kembali Potensi Kota Tua Gajah Mada dengan Merangkul Insan Kreatif
Minggu, 14 Juli 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Jalan Gajah Mada Denpasar menjadi kawasan wisata kota tua yang dimiliki Kota Denpasar. Sebagai pusat perdagangan dengan keberadaan pasar terbesar yakni Pasar Badung serta didukung dengan gedung-gedung tua di kawasan jalan Gajah Mada, jalan Kartini dan sekitarnya.
[pilihan-redaksi]
Walaupun saat ini telah dilakukan beberapa renovasi gedung, tetapi suasana Jalan Gajah Mada tetap menyimpan kenangan sebuah kota tua yang hidup sejak zaman dahulu. Rancangan bangunan khas Bali di kawasan Jalan Gajah Mada masih kental terasa.
Walaupun saat ini telah dilakukan beberapa renovasi gedung, tetapi suasana Jalan Gajah Mada tetap menyimpan kenangan sebuah kota tua yang hidup sejak zaman dahulu. Rancangan bangunan khas Bali di kawasan Jalan Gajah Mada masih kental terasa.
Pemerintah Kota Denpasar sejak Tahun 2008 lalu telah memasang tulisan kawasan heritage Jalan Gajah Mada sebagai petanda bahwa kawasan ini memiliki sejarah dan harus tetap dijaga dan dilestarikan.
“Beberapa kawasan wisata kota Denpasar tampak telah ramai dikunjungi meliputi Sanur, dan kini akan kita hidupkan kembali dengan revitalisasi kawasan Jalan Gajah Mada yang merangkul insan kreatif Denpasar," ujar Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra saat bertatap muka dengan insan kreatif Denpasar, Jumat malam lalu (12/7) di Warung Bendega Renon Denpasar.
Acara yang dikemas oleh Badan Kreatif (Bkraf) Denpasar bersama Dinas Pariwisata Kota Denpasar ini dihadiri ratusan insan muda meliputi, Sekaa Teruna dari banjar yang berada di kawasan Jalan Gajah Mada, musisi, kreator, hingga akademisi. Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga menyerahkan Surat Keputusan kepada kepengurusan Bkarf Denpasar yang dapat mengakomodir insan muda di Kota Denpasar.
Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan kawasan Gajah Mada menyimpan penuh kenangan wisata kota tua yang pernah jaya dimasanya. Sehingga melalui pertemuan ini kami mengajak insan kreatif Denpasar untuk bersama-sama melakukan gagasan dan ide kreatif yang akan dilakukan revitalisasi kawasan Jalan Gajah Mada oleh Pemkot Denpasar.
Dibutuhkan keterlibatan insan kreatif Denpasar seperti musisi, penggiat kuliner, arsitektur, hingga kreator-kreator yang telah banyak memberikan kontribusi kepada Kota Denpasar. Seperti halnya kawasan Gang Beji sebagai kawasan kuliner khas Nasi Jinggo untuk dapat kita hidupkan kembali.
“Kami ingin membangunan, mengonsep, hingga menata kembali secara bersama-sama insan kreatif hingga keterlibatan sekaa teruna di kawasan Jalan Gajah Mada untuk membangkitkan potensi-potensi yang ada serta mampu menjadi ruang kreatif dan ekonomi kreatif,”ujar Rai Mantra.
Disamping itu Rai Mantra juga memberikan arahan agar nantinya Bkraf Denpasar dapat mengakomodir inovasi dan kreatifitas insan kreatif lewat kegiatan musyawarah kreatif yang tak terlepas dari keberadaan komunitas seperti perfilman, photography, musik, motor custom, fashion hingga kuliner. Pemanfaatan ruang kreatif seperti Youth Park Lumintang hingga nantinya akan ada ruang baru yakni balai budaya Kota Denpasar dapat dipergunakan sebagai art space insan muda kita.
“Mari kita bangun ekosistem untuk saling memahami proses antara pemerintah dan insan kreatif untuk memajukan Denpasar sebagai kota kreatif berujung pada minat wisatawan untuk datang serta dapat meningkatkan pendapatan perkapita,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Denpasar, Dezire Mulyani didampingi Ketua Pelaksana Bkraf Denpasar, I Putu Yuliarta mengatakan pembentukan Bkraf karena dorongan Walikota Rai Mantra lewat visi misi Denpasar kreatif berawasan budaya yang diyakini saling kait mengkait antara keberadaan budaya dan kreatifitas. Lahir sebagai wadah non pemerintah yang kita sebut Bkraf mengemban visi ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai penggerak ekonomi kreatif di Denpasar.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Denpasar, Dezire Mulyani didampingi Ketua Pelaksana Bkraf Denpasar, I Putu Yuliarta mengatakan pembentukan Bkraf karena dorongan Walikota Rai Mantra lewat visi misi Denpasar kreatif berawasan budaya yang diyakini saling kait mengkait antara keberadaan budaya dan kreatifitas. Lahir sebagai wadah non pemerintah yang kita sebut Bkraf mengemban visi ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai penggerak ekonomi kreatif di Denpasar.
Misi kegiatan rebranding jelajah budaya, aktivasi kreatif, aktivasi banjar sebagai kreatif space, aktivasi kegiatan kampus dan sekolah kreatif, peningkatan jejaring aktivitas komunitas dan program kreatif nasional hingga internasional.
“Dari pertemuan ini kita menguatkan kembali langkah dalam mendukung komitmen Walikota Rai Mantra melakukan penataan di Jalan Gajah Mada sebagai kawasan wisata kota tua, serta juga menggali saran masukan dari insan kreatif Denpasar,”ujarnya. (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 305 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 236 Kali
03
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 215 Kali
04
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 205 Kali
05
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 193 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026