Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Hilang 2 Hari, Ditemukan Jadi Mayat di Sungai
Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hilang 2 Hari Ditemukan Jadi Mayat di SungaiSetelah hilang Minggu (11/1) malam lalu, mayat Ni Putu Dewi Lestari asal Banjar Mawang Kelod, Delod Tunduh Ubud, hari ini ditemukan telah menjadi mayat di Sungai dekat Villa Santhi Mandala, Batuan, Singapadu Kaler, Sukawati. Isak tangis mewarnai penemuan mayat wanita berumur 25 tahun ini. Wanita yang kesehariannya bekerja sebagai karyawan perak ditemukan nyangkut di bebatuan sungai, perbatasan Batuan dan Negari, Singapadu, Sukawati.
Dewi Lestari ditemukan Selasa sekitar pukul 11.30 Wita oleh Anak Agung Bajil. Pria asal Banjar Seseh, Singapadu ini sedang mencari udang di sungai, 200 Meter sebelah Selatan Villa Santhi Mandala, Batuan, Sukawati. Begitu melihat mayat, Bajil langsung melapor ke Mapolsek Sukawati. Dalam hitungan menit bala bantuan datang. Mayat kemudian diangkut memakai ambulans ke rumah duka di Banjar Mawang Kelod, Delodtunduh, Ubud.
“ Setelah kami identifikasi dan mencocokkannya dengan ciri –ciri, ternyata mayat ini adalah warga Mawang Kelod, Delod Tunduh, Ubud, “ kata Kapolsek Sukawati, AKP Bima Aria Viyasa seijin Kapolres Gianyar. Minggu (11/1) malam, Ni Putu Dewi Lestari meninggalkan rumah dengan meninggalkan sepucuk surat. Lantaran rusak kena air, surat tersebut tak bisa dibaca.
Kasus ini sempat dilaporkan oleh orang tua korban, I Wayan Karbi dan Ni Wayan Lalis ke Mapolsek Ubud, Senin (12/1) kemarin.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1317 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1013 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 851 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 759 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik