Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
Hindari Gagal Panen, Petani Perlu Ikut Asuransi Ini
Rabu, 26 Juli 2017,
10:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Dalam rangka mensukseskan gerakan pengendalian hama padi, Balai Perlindungan Tanaman Padi dan Holtikultura (BPTPH) Bali melaksanakan pendampingan terhadap anggota petani subak uma Kawan, Desa Pretima, Karangasem yang saat ini tanaman padinya terserang penyakit Blas dan hama daun putih, Selasa (25/7).
Kabid BPTPH Ir. Nyoman Swastika didampingi Babinsa Serda Komang Kasna memberikan petunjuk kepada selurung petani agar mengikuti program asuransi usaha tani padi.
[pilihan-redaksi]
“Ikut asuransi bertujuan untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika terjadi gagal panen,” ujarnya.
Dirinya juga mengatakan, dalam kesempatan tersebut selain melaksanakan penanggulangan terhadap hama, ia juga memberikan penjelasan jenis-jenis hama padi dan cara menanganinya.
“Untuk pengendalian hama tersebut, kita akan lakukan penyemprotan,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga memberikan petunjuk kepada selurung petani agar mengikuti program asuransi usaha tani padi. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 610 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 458 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026