Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Hoaks Menurunkan Tingkat Kepercayaan Media
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali, I Nengah Muliarta, menyatakan bahwa penyebaran hoaks atau informasi palsu telah menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemberitaan media.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara “Pelatihan Peningkatan Kemampuan Elemen Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Polda Bali di Denpasar pada Kamis (18/4/2024).
"Penyebaran hoaks atau informasi palsu sangat berbahaya karena menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemberitaan media. Hal ini tentu akan berdampak negatif bagi industri media dan juga bagi masyarakat yang membutuhkan informasi yang akurat dan terpercaya," ujar Muliarta.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Media pada sisi lain dituntut harus senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
"Media harus menjadi garda terdepan dalam memerangi penyebaran hoaks. Kami dari AMSI Bali berkomitmen untuk terus mendorong media-media di Bali agar senantiasa menjaga kualitas pemberitaan dan mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik yang baik," tegas pria yang juga merupakan akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa.
Baca juga:
hoaks-di-daerah-wisata" target="_self" title="Berulang Kali Kena 'Prank' Akun Medsos, Polda Bali Wanti-wanti Dampak Hoaks di Daerah Wisata ">Berulang Kali Kena 'Prank' Akun Medsos, Polda Bali Wanti-wanti Dampak Hoaks di Daerah Wisata
Menurut Muliarta, tingkat kepercayaan masyarakat pada pemberitaan media menurun karena pada sisi lain upaya literasi media juga masih terbatas. Sedangkan Informasi yang mengejutkan atau kontroversial lebih mudah menyebar karena memancing rasa ingin tahu.
“Belum lagi teknologi memungkinkan informasi tersebar lebih cepat dan luas,” ungkap mantan wartawan Radio VOA Suara Amerika itu.
Ia berharap adanya kolaborasi bersama dari lembaga pemerintah, media dan perguruan tinggi dalam melakukan literasi media. Mengingat jangkauan internet sudah semakin luas dan jumlah pengguna internet terus meningkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5398 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2282 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan