Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Hoaks Tsunami Membuat Warga di Buleleng Panik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gempa bumi berkekuatan 5,1 magnitudo menggoyang wilayah Bali hari Kamis petang. Meski tidak berpotensi tsunami, namun warga di wilayah Seririt Buleleng sempat panik karena muncul informasi air laut surut sebagai pertanda awal akan muncul tsunami.
Rekaman video amatir beredar di media sosial pasca gempa menggoyang wilayah Bali hari Kamis petang. Dalam rekaman video amatir yang viral di media sosial ini, seorang warga mengenakan udeng (ikat kepala) putih melaporkan sedang dalam perjalanan menuju dataran tinggi di wilayah Seririt untuk menghindari kemungkinan munculnya tsunami atau gelombang tinggi.
Entah darimana sumber awalnya, informasi terkait air laut surut sebagai ciri-ciri awal akan terjadi tsunami ini beredar luas di masyarakat lewat media sosial. Warga lain di wilayah Seririt Buleleng dan sekitarnya ikut panik dan beramai ramai pergi ke dataran yang lebih tinggi untuk menghidari tsunami.
Untuk menjawab isu tsunami yang beredar di masyarakat, pihak kepolisian Polsek Seririt Buleleng melakukan pemantauan langsung di pinggir Pantai Pengastulan wilayah Seririt Buleleng. Hasilnya tidak ditemukan fakta adanya air laut surut sebagai ciri awal tsunami, seperti yang ramai beredar di media sosial.
"Kami meminta warga untuk tenang, tidak termakan informasi bohong atau hoaks, dan kembali ke rumah masing-masing, sembahyang memohon keselamatan. Saya tegaskan tidak ada air laut surut dan tsunami seperti ramai diinfokan di medis sosial, itu hoaks (informasi bohong),"tegas Kapolsek Seririt, Kompol I Made Uder usai melakukan pemantauan.
Penjelasan yang sama juga datang dari pihak BPBD Bali. Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Made Rentin menegaskan tidak benar air laut surut dan tidak benar sirine tsunami berbunyi di wilayah Buleleng. Masyarakat diminta tetap tenang dan jangan panik.
Gempa bumi berkekuatan 5,1 magnitudo terjadi 14 November 2019 pukul 17.21 waktu setempat. Pusat gempa berlokasi di laut, 21 kilometer arah barat kota Buleleng pada kedalaman 10 kilometer.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4244 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun