Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Hujan Deras Kepung Karangasem, Jalan Jebol dan Rumah Warga Tergenang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem sejak Senin (9/9/2025) malam membuat sejumlah kawasan di Bumi Lahar dilanda bencana.
Curah hujan tinggi yang berlangsung hingga seharian penuh menyebabkan kerusakan infrastruktur, merendam rumah warga, hingga membuat sebuah mobil terperosok di kawasan proyek jalan.
Di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, jalan utama di Dusun Keladian jebol setelah tergerus derasnya arus air. Tidak hanya itu, sebuah tembok sekolah dasar roboh karena tidak mampu menahan tekanan hujan. Sejumlah rumah warga pun ikut tergenang, bahkan air sempat masuk ke dalam rumah.
Kondisi semakin parah setelah saluran air di sekitar proyek pembangunan jalan Keladian–Ban milik Pemprov Bali tak mampu menampung luapan hujan, sehingga memperburuk banjir dan kerusakan di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menyampaikan bahwa curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda beberapa wilayah di Karangasem sejak Selasa (9/9/2025) hingga Rabu (10/9/2025).
“Jumlah ancaman bencana di Kabupaten Karangasem cukup tinggi. Kami imbau masyarakat selalu waspada dan mempersiapkan diri sedini mungkin,” ujarnya.
Hingga kini BPBD Karangasem masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan akibat hujan deras tersebut. Masyarakat juga diingatkan agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan serta menghindari jalur rawan banjir maupun longsor.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 643 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 607 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 452 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik