Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Ibu Hamil Diminta Taat Prokes Selama Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ibu hamil diminta tetap menjaga diri dan berhati-hati agar tidak tertular Covid-19. Dokter kandungan yang juga seorang Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG meminta agar ibu hamil tetap menjaga kesehatan dan imun tubuh selama pandemi Covid-19 dengan cara melakukan langah-langkah pshycal distancing.
Seperti menghindari kontak dengan dengan siapapun yang menunjukkan gejala Covid-19, jika bepergian hindari menaiki transportasi umum, hindari keramaian baik di ruang terbuka dan tertutup.
“Prinsip 3M tetap harus dijalankan, Memakai masker saat keluar rumah dan secara konsisten memantau kesehatan tubuh ibu hamil. Ingat juga, bapaknya punya tanggungjawab untuk melengkapi nutrisi ibu hamil yang dibutuhkan, karena ini menjadi langkah pencegahan yang penting untuk dilakukan selama pandemi Covid-19 ini," ujar Sutjidra, saat melakukan bakti sosial di Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Senin (7/12).
Sutjidra juga mengatakan Pemkab Buleleng terus melakukan edukasi kepada masyarakat termasuk ibu hamil untuk mencegah penularan virus Covid-19. Tim medis di Puskesmas juga selalu memberikan edukasi secara langsung dan tata cara agar ibu hamil bisa menghindari potensi penularan covid-19. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4244 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun