Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Ijin Wisata Air di DTW Ulun Danu Beratan Bedugul Mati
Minggu, 3 Januari 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Wisata air yang ada di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu, Beratan Bedugul, Kecamatan Baturiti, Tabanan ijinya mati. Semestinya wisata air yang menggunakan kapal boat mengelilingi ulundanu itu harus lengkap ijinnya karena menyangkut keamanan bagi wisatawan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, wisata air yang ada di kawasan wisata Ulun Danu, Beratan, Bedugul, ijinnya telah mati.
“Kami khawatir, karena wisata air menggunakan boat mengelilingi danau tersebut ijinya mati berimbas pada keamanan wisatawan yang berkeliling menggunakan jasa boat di DTW Ulundanu, Beratan, Bedugul,” bisik sumber.
Ia juga tidak ingin kelalaian dari pengelola sehingga menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan bagi wisatawan yang berkunjung ke DTW Ulundanu, Beratan.
Manajer DTW Ulundanu, Beratan, Bedugul, I Wayan Mustika, Minggu (3/1/2016) membenarkan ijin wisata air di DTW Ulun Danu habis per tanggal 31 Desember 2015 dan belum diperpanjang oleh pihak Ketiga yakni PT Rekreasi Beratan Indah.
“Wisata air yang ada di kawasan DTW Ulundanu dikelola oleh pihak ketiga yakni PT Rekreasi Beratan Indah yang ijinnya habis per tanggal 31 Desember 2015,” jelas Mustika.
Ia yang dihubungi melalui telpon, menambahkan hingga kini belum ada informasi dari PT Rekreasi Beratan Indah mengenai perpanjangan ijin tersebut.
Saat ini kata Mustika, ada 7 buah boat yang beroperasi di DTW Ulun Danu. Pihak pengelola hanya mendapatkan pembagian hasil Rp 3 ribu dari satu boat yang beroperasi.
“ Jadi rata-rata kita dapat Rp 21 ribu per hari dari kerjasama tersebut,” jelasnya.
Ketika ditanya apakah ada upaya dari DTW Ulun Danu yang mengelola wisata air tersebut ?. Mustika menjelaskan belum berpikir sejauh itu karena harus dikoordinasikan dulu dengan owner pihak pura dan 18 desa adat yang ada di sekitar Baturiti.
“Kami belum sejauh itu, dan harus dikoordinasikan dulu dengan pihak pura dan 18 desa adat yang ada,” terangnya.
Sementara itu untuk keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke DTW Ulun Danu pihaknya mengerahkan 8 orang pecalang yang terus keliling memantau situasi yang ada, baik itu keamanan maupun kenyamanan para wisatawan. “keamanan dan kenyamanan wisatawan tetap kami utamakan,” jelasnya.
Terkait jumlah kunjungan pada tahun baru 2016, terjadi lonjakan yang signfikan dari tahun lalu. Kenaikan wisatawan yang datang ke DTW Ulun Danu pas di hari tahun baru mencapai 10 persen.
“Kenaikan 10 persen pengunjung di tahun baru 2016 yang didominasi oleh wisatwan domestik. Sementara itu wisatawan Eropa terjadi penurunan,” pungkasnya. [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4101 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2060 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026