Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Indonesia Kecam Keras dan Kutuk Teror Kejam di Nice
Sabtu, 16 Juli 2016,
06:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi terorisme yang dilakukan dengan menabrakkan kendaraan truk pada crowd atau kerumunan orang yang sedang merayakan Bastille Day, di Kota Nice, Prancis, Jumat (15/7) dini hari, yang mengakibatkan puluhan orang menjadi korban.
“Kalau melihat apa yang dilakukan, apalagi ini mereka sedang merayakan Bastille Day. Sehingga dengan demikian tentunya Pemerintah Indonesia mengecam keras terhadap hal tersebut dan mengutuk tindakan teror terhadap masyarakat yang dilakukan secara kejam,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan, di ruang kerjanya Lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Jumat (15/7) siang.
Dijelaskan oleh Seskab, aksi teror yang dilakukan dengan menabrakkan kendaraan truk pada crowd orang yang sedang merayakan Bastille Day, telah menyebabkan korban yang jatuh cukup besar. Hingga saat ini, diberitakan sebanyak 80 orang meninggal akibat serangan teror yang terjadi Jumat (15/7) dini hari.
“Kami meyakini dunia pasti akan bersatu melawan tindakan teorisme yang seperti ini,” ungkap Pramono.
Berdasar informasi dari Seskab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah mengumpulkan Menko Polhukam, Kapolri, Jaksa Agung, dan jajaran Kepolisian. “Ini terutama untuk kesiapan agar teror seperti ini tidak terjadi di negara kita yang sekarang ini dianggap stabilitas politiknya sangat baik,” ujarnya.
Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, segera setelah memperoleh informasi tersebut, Menlu RI memerintahkan Konjen RI di Marseille yang membawahi wilayah Perancis Selatan untuk memastikan kondisi WNI di wilayah sekitar.
“Hasil penelusuran KJRI Marseille sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban. Namun demikian, KJRI Marseille terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat, melakukan penelusuran ke tempat-tempat perawatan korban serta menghubungi WNI yang tinggal di Nice dan sekitarnya,” bunyi siaran pers Kemlu RI, Jumat (15/7).
Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat sekitar 725 WNI di wilayah Perancis Selatan, di antaranya terdapat sekitar 10 keluarga WNI tinggal di Nice dan sekitarnya. Namun demikian, Nice merupakan salah satu tujuan wisata utama selama musim panas saat ini. Bagi WNI di sekitar Nice dan keluarga WNI di Indonesia yang memerlukan informasi, menurut Kemlu, dapat disampaikan pada nomor HOTLINE KJRI MARSEILLE +33618221283 dan HOTLINE Perlindungan WNI Kemlu 081290070027.[bbn/skb/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1240 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 964 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 796 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 723 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026