Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Indonesia Kecam Keras dan Kutuk Teror Kejam di Nice
Sabtu, 16 Juli 2016,
06:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi terorisme yang dilakukan dengan menabrakkan kendaraan truk pada crowd atau kerumunan orang yang sedang merayakan Bastille Day, di Kota Nice, Prancis, Jumat (15/7) dini hari, yang mengakibatkan puluhan orang menjadi korban.
“Kalau melihat apa yang dilakukan, apalagi ini mereka sedang merayakan Bastille Day. Sehingga dengan demikian tentunya Pemerintah Indonesia mengecam keras terhadap hal tersebut dan mengutuk tindakan teror terhadap masyarakat yang dilakukan secara kejam,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan, di ruang kerjanya Lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Jumat (15/7) siang.
Dijelaskan oleh Seskab, aksi teror yang dilakukan dengan menabrakkan kendaraan truk pada crowd orang yang sedang merayakan Bastille Day, telah menyebabkan korban yang jatuh cukup besar. Hingga saat ini, diberitakan sebanyak 80 orang meninggal akibat serangan teror yang terjadi Jumat (15/7) dini hari.
“Kami meyakini dunia pasti akan bersatu melawan tindakan teorisme yang seperti ini,” ungkap Pramono.
Berdasar informasi dari Seskab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah mengumpulkan Menko Polhukam, Kapolri, Jaksa Agung, dan jajaran Kepolisian. “Ini terutama untuk kesiapan agar teror seperti ini tidak terjadi di negara kita yang sekarang ini dianggap stabilitas politiknya sangat baik,” ujarnya.
Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, segera setelah memperoleh informasi tersebut, Menlu RI memerintahkan Konjen RI di Marseille yang membawahi wilayah Perancis Selatan untuk memastikan kondisi WNI di wilayah sekitar.
“Hasil penelusuran KJRI Marseille sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban. Namun demikian, KJRI Marseille terus melakukan koordinasi dengan otoritas setempat, melakukan penelusuran ke tempat-tempat perawatan korban serta menghubungi WNI yang tinggal di Nice dan sekitarnya,” bunyi siaran pers Kemlu RI, Jumat (15/7).
Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat sekitar 725 WNI di wilayah Perancis Selatan, di antaranya terdapat sekitar 10 keluarga WNI tinggal di Nice dan sekitarnya. Namun demikian, Nice merupakan salah satu tujuan wisata utama selama musim panas saat ini. Bagi WNI di sekitar Nice dan keluarga WNI di Indonesia yang memerlukan informasi, menurut Kemlu, dapat disampaikan pada nomor HOTLINE KJRI MARSEILLE +33618221283 dan HOTLINE Perlindungan WNI Kemlu 081290070027.[bbn/skb/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5987 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026