Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Indonesia Terapkan Secara Terbatas
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Indonesia telah menerapkan Open Sky (kebijakan udara terbuka). Namun dalam aplikasinya penerapan open sky dilakukan secara terbatas. Hal ini diakui Dirjen Perhubungan Udara Budi M Suyitno dalam keteranganya di Kuta, Rabu (18/6).
Suyitno menegaskan, penerapan open sky hanya diberikan kepada Negara-negara yang telah melakukan kerjasama bilateral bidang perhubungan udara dengan Indonesia. Dalam kerjasama bilateral tersebut juga harus ada asas resiprocall (kesetaraan, red).
Menurut Suyitno kesetaraan yang dimaksud adalah adanya kebebasan yang sama bagi maskapai Indonesia untuk terbang ke negara tersebut.
“Bisa setara, resiprocall, timbal balik dan juga fearness, fearnes ini ada keadilan oleh karena itu kita ingin membuka bukan hanya pada negara Asia Tenggara saja atau Asia, namun juga negara-negara di Timur Tengah,” jelas Suyitno.
Suyitno menegaskan, walaupun ide open sky secara multilateral di kawasan Asean akan diberlakukan pada tahun 2010, namun dalam implementasinya indonesia akan tetap mendasarkan pada adanya kerjasama bilateral. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik