Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Intel Indonesia Masih Lemah Deteksi Teroris
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso menilai intelejen Indonesia masih sangat lemah untuk mendeteksi ancaman teror. Karena lemahnya ini, jaringan teroris masih menjamur hingga saat ini. Bahkan, dikhawatirkan mengancam stabilitas pelaksanaan Pemilu 2014.
"Kita minta aparat intelijen harus bersatu dari Polri, BIN dan TNI ini seyogiyanya bersatu padu. Karena kita sudah dianggap kecolongan (soal terorisme) dan terlalu lemah oleh negara-negara tetangga," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2014).
Menurutnya, meski Indonesia menganut sistem demokrasi, namun penanganan soal terorisme masih jauh dari harapan. "Menurut saya intelejen kita masih lemah. Tapi menginginkan dengan alat-alat yang canggih maka kita harus beri kepercayaan kepada mereka,"
imbuhnya. Selain itu, tindakan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang sering menembak mati para terduga teroris juga menjadi kendala bagi Polri untuk mengungkap secara tuntas sel-sel teroris yang ada di Indonesia.
Namun DPR tak mau mengevaluasi kinerja Densus 88 karena kewenangan itu berada di bawah Kapolri. "Biarkan pihak kepolisian sendiri yang mengevaluasi, tapi yang mencegah kita mengapresiasi meski tidak sempurna. Ditangkap hidup-hidup kan bisa mengurai. Tapi kalau tidak ada pilihan lain apa kita harus menyalahkan," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5830 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4597 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2563 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2207 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan