Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
Iqbaal Ramadhan Pernah Tiga Kali Gagal Audisi Idola Cilik
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Iqbaal Ramadhan blak-blakan membeberkan kisah awal perjuangan kariernya menjadi seorang aktor sekaligus penyanyi. Dalam podcast bersama Ernest Prakasa, Iqbaal Ramadhan mengaku mulanya diarahkan oleh sang ibu ke dunia tarik suara.
Kendati demikian, Iqbaal Ramadhan mengungkap bahwa kariernya di dunia tarik suara tak memenuhi harapan.
"Disekolahin les vokal waktu itu, terus ikut 'Idola Cilik' 3 tahun. Pokoknya enggak diterima 3 tahun berturut-turut," kata Iqbaal Ramadhan dikutip dari YouTube HAHAHA TV.
Akibat kariernya yang meredup, pemeran Dilan ini banting stir ke dunia akting sesuai anjurang sang ibu. Pada tahun 2009, pria berusia 22 tahun ini mengikuti audisi drama musikal "Laskar Pelangi" sebagai Trapani.
"Ada audisi teater 'Laskar Pelangi' itu, nyokap kayak 'Kamu ikut aja', gue kayak 'Ngapain?'. Introspeksi dulu, tau diri aja," ucapnya.
Usai melakoni drama musikal itu, mantan personel CJR tersebut merasa lebih cocok menekuni dunia akting ketimbang tarik suara.
"Begitu sampai ke stage itu kayak gue merasa 'I belong here'. Kayak panggung itu udah jadi playground gue aja," sambungnya.
Menanggapi hal itu, Ernest Prakasa menggoda Iqbaal Ramadhan dengan sebuah gurauan.
"Harusnya lo tahu lo itu lucu, bukan merdu. Kenapa enggak terlintas di benak lo?" ujar Ernest Prakasa.
Iqbaal Ramadhan lalu tertawa seraya mengiyakan gurauan Ernest Prakasa.
"Bener juga," balas Iqbaal Ramadhan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4725 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2533 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun