Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Iseng Jepret Julia Roberts, Kamera Dirampas Bodyguard
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah diwarnai demo di Desa Bentuyung, Ubud, kini syuting film Eat, Pray, Love, yang dibintangi artis Julia Roberts di Pasar Ubud, Gianyar, diwarnai dengan perampasan kamera seorang turis asing. Kamera turis asing ini dirampas seorang bodyguard karena iseng memotret jalannya syuting.
Syuting film EPL yang dibintangi artis Julia Roberts di Pasar Seni Ubud berbeda dibanding lokasi syuting lainnya. Kali ini, bintang film Eat, Pray, Love (EPL) ini tampak terlihat jelas mondar mandir di Pasar Ubud.
Mata boleh bebas melihat, namun kamera ataupun alat dokumentasi lainnya tak diperbolehkan oleh pihak pembuat film.
Ketika Julia Roberts sedang ada di dalam pasar, seorang turis asing tiba–tiba mengeluarkan kamera dan melakukan aksi jeprat-jepret.
Aksi bule ini tak berlangsung lama. Kameranya langsung dirampas oleh seorang bodyguard yang merupakan bagian dari kru pengambilan gambar.
Bendesa Adat Ubud, Tjokorda Kertiyasa ketika ditemui di lokasi syuting mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan transparansi soal pelaksanaan syuting film EPL.
Kami sudah melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui proses syuting film ini. Dan hasilnya terasa seperti misal di wilayah Penestanan, Ubud, ketika kami sudah menjelaskan kepada warga, akhirnya mereka mengerti, padahal sebelumnya wilayah ini sempat panas, ungkap pria yang suka berkaca mata hitam ini.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 296 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 223 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 187 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun