Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Israel Bebaskan 4 Sandera saat Penyerbuan ke Nuseirat Gaza Tengah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel menyatakan telah membebaskan empat warga mereka yang selama ini disandera Hamas. Empat orang tersebut dibebaskan saat penyerbuan kawasan Nuseirat, Gaza Tengah beberapa hari lalu.
Dilansir dari Al Jazeera, informasi tersebut diketahui dari pernyataan bersama tentara, polisi dan badan keamanan Israel di Telegram.
Empat sandera yang dibebaskan adalah Noa Argamani (25 tahun), Almog Meir Jan (21 tahun), Andrey Kozlov (27 tahun), dan Shlomi Ziv (40 tahun).
"(Empat sandera) ditemukan di dua lokasi terpisah di jantung Nuseirat"," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Empat orang tersebut ditangkap milisi Hamas saat penyerbuan festival musik pada 7 Oktober 2023.
"Mereka dalam kondisi medis yang baik dan telah dipindahkan ke Pusat Medis Tel-HaShomer 'Sheba' untuk pemeriksaan medis lebih lanjut," demikian pernyataan militer Israel.
Sementara itu juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan informasi dikumpulkan selama beberapa pekan sebelum operasi pembebasan sandera.
Informasi dikumpulkan selama berminggu-minggu menjelang operasi. Operasi digelar siang hari dan disebut sebagai operasi berisiko tinggi. Pasalnya lokasi penyerbuan berada di wilayah tengah.
Sebuah helikopter dikerahkan dalam operasi ini.
"120 tawanan masih ditahan di Gaza.," demikian pernyataan militer Israel. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 324 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 253 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 211 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun