Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Israel Hantam Situs Senjata Iran, Ganggu Produksi Bom Nuklir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel menggempur fasilitas militer Iran dan menghancurkan alat canggih hingga mengganggu kemampuan pengembangan bom nuklir.
Serangan itu terjadi pada Oktober lalu di Fasilitas Teleghan 2 Parchin Provinsi Teheran. Iran kerap menggunakan situs ini untuk menguji bahan peledak untuk perangkat nuklir sebelum 2003.
Dua sumber Israel mengatakan serangan pasukan Zionis menghancurkan peralatan canggih Iran.
"Ini adalah peralatan yang dibutuhkan Iran jika mereka ingin mengembangkan bom nuklir," kata pejabat senior Israel, dilansir Jerusalem Post, Minggu (17/11).
Peralatan tersebut sangat penting untuk membentuk dan menguji bahan peledak plastik yang membungkus uranium dalam perangkat nuklir Iran.
Perangkat itu, kata dia, juga penting untuk memulai reaksi berantai nuklir Iran.
Para sumber Israel mengatakan Iran telah menyimpan alat itu di Parchin sejak 2003 dan tak lagi digunakan. Namun, mereka meyakini senjata tersebut bisa digunakan di masa depan jika Iran mengembangkan bom nuklir.
Para sumber juga menyebut jika Iran ingin mengembangkan program bom nuklir, mereka harus mengganti peralatan yang hancur.
"Sekarang, mereka tak punya, dan mencari alternatif tidak akan mudah. Kami akan memantau upaya semacam itu," ujar pejabat senior Israel.
Namun, mereka yakin pihak berwenang Israel atau sekutu dekatnya Amerika Serikat akan mendeteksi pergerakan Iran untuk memperoleh alat itu.
"Peralatan ini menjadi hambatan. Iran tak akan bisa mendapatkan," kata salah satu dari mereka.
Iran pernah menggunakan peralatan canggih itu sebelum membekukan program nuklir pada 2023.
Berapa tahun terakhir, Iran diduga terus melanjutkan penelitian terkait senjata nuklir.
Pejabat AS dan Israel melaporkan Iran terus melakukan aktivitas ilmiah yang bisa menjadi dasar pengembangan senjata nuklir. Namun, beberapa pihak menyebut aktivitas itu bisa disajikan sebagai penelitian sipil
"Mereka melakukan pekerjaan ilmiah yang bisa menjadi dasar produksi senjata nuklir," kata salah satu pejabat AS.
Dia lalu berujar, "Pekerjaan itu sangat rahasia dan hanya diketahui sebagian kecil pejabat pemerintah Iran."
Serangan Israel ke situs militer Iran sebagai balasan usia Korps Revolusi Garda Iran (IRGC) menggempur Negeri Zionis dengan rudal pada awal Oktober.
Israel baru membalas pada 26 Oktober. Selama menyerang mereka menargetkan fasilitas militer di Teheran, Khuzestan, dan Ilam. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun