Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Israel Masuki Fase Baru Perang di Gaza, Ogah Setop Gempuran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perang Israel dengan kelompok militan Palestina Hamas "memasuki fase baru" dengan pemboman intensif di Jalur Gaza pada malam hari.
"Kami memasuki fase baru dalam perang. Tadi malam tanah di Gaza berguncang. Kami menyerang di atas tanah dan di bawah tanah," ungkap Menteri Pertahanan Yoav Gallant dalam sebuah pernyataan video, dikutip dari AFP, Sabtu (28/10).
Pernyataannya ini mengacu pada terowongan militer baru yang dibangun Hamas di bawah Gaza yang jadi target serangan militer zionis.
"Instruksi kepada pasukan sudah jelas: aksi akan berlanjut hingga pemberitahuan lebih lanjut," ucap Gallant.
Sebelumnya, serangan udara Israel pada Jumat (27/10) malam menghancurkan ratusan bangunan di Jalur Gaza.
"Ratusan bangunan dan rumah hancur total dan ribuan rumah lainnya rusak," kata Mahmud Bassal, juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, kepada AFP.
Ia kemudian menambahkan bahwa pemboman besar telah "mengubah lanskap" di Gaza utara.
Pernyataan Bassal adalah kabar resmi pertama yang dikirimkan dari Palestina setelah terjadinya putus komunikasi total di Gaza bagian utara, sejak Jumat (27/10) malam.
Berdasarkan kesaksian salah satu kru NBC di Gaza, saat terjadi putus komunikasi total tersebut terjadi serangan baik dari udara maupun darat.
Warga pun tampak membawa jenazah dan korban luka menggunakan "cara yang paling sederhana", yakni troli dan tuk-tuk, kendaraan semacam bajaj. Dari gambar yang diambil dari kejauhan, terlihat langit Gaza penuh asap hitam dan cahaya ledakan mulai Jumat malam.
Pada Sabtu (28/10) pagi, militer Israel mengklaim jet tempurnya telah menyerang 150 "target bawah tanah" di Gaza utara, yang merusak terowongan, ruang tempur bawah tanah, serta infrastruktur bawah tanah tambahan milik Hamas.
Dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Jumat (27/10), sebagian besar anggota sepakat mengadopsi resolusi yang mendorong gencatan senjata di Gaza.
Resolusi yang dirancang oleh negara-negara Arab itu kini menuntut akses pengiriman bantuan ke Gaza serta perlindungan bagi warga sipil.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4143 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun