Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Istri Diikat dan Dihajar Suami
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT di Buleleng nampaknya tidak pernah berhenti. Gara-gara anak menangis dan sang istri ingin mengajak pulang, seorang suami nekat menghajar dan mengikat istrinya, sehingga kasus KDRT itu dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Peristiwa kekerasan yang menimpa Komang Mertasih di Dusun Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng terjadi akhir pekan lalu. Dimana sang suami, Ketut Widana saat itu bersama anak dan korban Mertasih, istrinya menginap di rumah sepupu.
“ Sebelum aksi kekerasan itu terjadi, korban Mertasih ingin mengajak anaknya pulang karena terus menangis, namun oleh pelaku, suaminya tidak diijinkan. Bahkan, langsung memarahi sambil memukul dahi sang istri dan melemparnya dengan batu bata hingga mengenai pinggang, †papar Pahumas Polres Buleleng Kompol. Khaidar Latief.
Aksi kekerasan itu tidak berhenti sampai disana. " Setelah sang istri dan anak diajak pulang, saat dirumahnya pelaku Widana justru mengikat leher sang istri dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau, †ungkap Khaidar.
Dalam penanganan kasus di Mapolres Buleleng, Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng masih melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga tersebut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5791 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan