Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jadikan Tumbuhan Langka Sebagai Maskot Daerah

Kamis, 6 September 2007, 18:21 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Mengembangkan unsur kearifan lokal sebagai pertimbangan, Bapedalda Propinsi Bali menggelar Lomba Taman Se-Bali dengan peserta seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Bali.

 

Lomba akan meliputi penilaian taman kantor Bupati dan DPRD.

"Setidaknya, setiap kabupaten/kota di Bali, sesuai konsep pembangunan Tri Hita Karana memiliki satu tumbuhan khas sebagaia maskot kabupaten/kota tersebut," ungkap Ketua Tim Penilai, Anak Agung Ngurah Oka Kamis saat memberikan pengarahan sebelum melaksanakan penilaian lomba di Kantor Bupati Buleleng.

" Bagaimana tumbuhan langka di daerah tersebut dapat dilestarikan dan dijadikan maskot kabupaten/kota, seperti halnya di kantor bupati Buleleng dengan tanaman jenis Anjak. Folisofi Anjak sebagai tumbuhan, melambangkan dewa Wisnu atau Budha dengan simbul kedamaian," imbuh Ngurah Oka.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan, DLHKP, Ida Bagus Ketut Swarjana menyatakan pihaknya telah menyiapkan secara maksimal obyek yang akan dinilai oleh tim propinsi Bali dalm lomba taman se-Bali tahun 2007.

 

"Sejumlah taman di kantor Bupati Buleleng dengan tema 7 'Kumara Awatara", taman kantor DPRD Buleleng dengan tema "Wana Pringga" dan taman rumah jabatan bupati bertema "Kemundha Saraswati" telah disiapkan untuk dinilai oleh tim Propinsi Bali, "paparnya.
Menurut Kadis DLHKP Suwarjana, hal itu telah disipakan sesuai dengan visi dan misi serta konsep pembangunan Buleleng yakni Tri Hita Karana bahwa pembangunan harus seimbang antara tuhan, mahluk hidup dan alam semesta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami