Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Jambu Cokelat Budeng Dongkrak Ekonomi Warga Saat Pandemi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ekonomi Desa Budeng, Kecamatan Jembrana dinilai tidak terpengaruh kondisi pandemi covid-19. Hal ini lantaran warga Desa Budeng memiliki usaha andalan yaitu Jambu budeng.
Jambu budeng atau jambu coklat ini tidak seperti jambu biasanya. Selain dari rasanya yang sangat enak juga renyah dan manis nyaris tidak ada semutnya.
Hasil panen jambu coklat ini dirasakan bisa mendongkrak penghasilan masyarakat di masa pandemi covid-19. Hal tersebut diungkapkan Perbekel Desa Budeng Libra Setiawan Kamis (15/07/2021).
“Jambu budeng sudah eksis sejak tahun 2018 silam. Sebagai potensi buah jambu coklat yang dimiliki Desa Budeng Kecamatan Jembrana, Jambu Coklat ini dijadikan salah satu unggulan yang ditunjukkannya saat Desa Budeng menjadi duta Jembrana dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali beberapa waktu lalu,” ungkap Libra Setiawan.
Libra Setiawan menambahkan, Desa Budeng ini memiliki 1.752 jiwa atau 500 KK sebagian mata pencaraian merupakan dari hasil petani, usaha kecil dan menengah termasuk sektor perikanan. Dan hampir 90 persen masyarkatnya memiliki pohon jambu coklat.
"Bersyukur di masa pandemi covid-19 tidak begitu berdampak dengan perekonomian di desa kami, karena dibantu dengan hasil penjualan jambu coklat dimana menjadi hasil unggulan," katanya.
Sementara yang menjadi kendala pemasaran jambu budeng ini yaitu belum mampunya desa dalam ini BUMDes untuk menampung hasil panen jambu yang dihasilkan oleh masyarakat. BUMDes belum memiliki tempat penyimpanan jambu dalam jumlah banyak seperti box pendingin agar buah jambu bisa bertahan lama.
“BUMDes kami saat ini masih belum bisa menampung hasil panen jambu coklat dari masyarakat. Sehingga masyarakat memasarkan lewat pesanan COD dan juga antar jemput,” imbuhnya.
Libra menjelaskan, desa yang dipimpinnya ini memiliki penduduk 1.752 jiwa dengan jenis mata pencaharian yang beragam seperti petani, pengusaha kecil dan menengah termasuk sektor perikanan. Selain memiliki buah jambu coklat, Desa Budeng sejatinya juga dikenal dengan kepitingnya yang beberapa tahun sempat tenggelam, tapi kini Pemkab Jembrana kembali menghidupkan usaha tambak kepiting di Desa Budeng.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli