Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Jangan Ada Lagi Program Kebut Akhir Tahun
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Bali mengingatkan satuan unit kerja daerah (SKPD) dan pemerintah Kabupaten/kota di Bali untuk tidak lagi mengembangkan program-program pelayanan masyarakat dengan sistem kebut akhir tahun. Apalagi pengembangan program tersebut menggunakan anggaran pendanaan dari dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi Khusus (DAK).
Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Bali Luh Putu Kumalawati pada keteranganya di Renon, Rabu (29/12) menegaskan pengembangan program-program pelayanan masyarakat dengan sistem kebut akhir tahun sangat tidak efektif. Belum lagi akan menimbulkan kesan pemborosan karena sifatnya hanya mengejar target untuk menghabiskan dana yang telah dialokasikan.
�Karena sistem kebut itu tidak menjalankan program dengan baik, belum lagi dampaknya tidak dirasakan secara merata oleh masyarakat, jadi masyarakat hanya merasakan di akhir tahun,� tegas Luh Putu Kumalawati.
Kumalawati menyebutkan secara rata-rata di 2010 persentase penyerapan penggunaan dana DAK dan DAU di Bali mencapai 93 persen.
Pada 2011 Bali mendapatkan alokasi dana DAU sebesar Rp 6,3 triliyun atau naik 11 persen dari tahun 2010. Sedangkan untuk dana DAK Bali mendapatkan alokasi sebesar Rp. 298 Milyar. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5483 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3473 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2307 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1106 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan