Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Jangan Jadikan Desa Wisata Sebagai Proyek
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Praktisi Desa Wisata Alit Suarsawan berharap pemerintah tidak menjadikan program pengembangan desa wisata sebagai sebuah proyek. Apalagi selama ini pengembangan desa wisata selalu identik dengan pengembangan infrastruktur pendukung pariwisata di desa.
"Desa wisata itu pengembangan wisata minat khusus, jadi orang datang untuk belajar bukan hanya untuk sekedar plesiran, mereka datang untuk bertukar pikiran" kata pemilik Warung Upih saat ditemui di Badung pada Jumat (20/4) malam
Menurut Alit, selama ini pengembangan desa wisata selalu diidentikkan dengan pengembangkan desa yang harus memenuhi standar pengembangan pariwisata. Dampaknya mengubah pola kehidupan masyarakat desa.
"Harusnya biarkan desa berkembang secara alami, jangan diubah hanya demi pengembangan pariwisata. Wisatawan yang datang yang justru harus menyelami kehidupan masyarakat desa" ujar pria berusia 47 tahun
Alit mengungkapkan Pengembangan desa wisata harusnya mengajak wisatawan memahami, mempelajari dan menyelami kehidupan desa. Bukan malah justru mengubah kehidupan masyarakat desa. [bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4121 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun