Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jasad Membusuk Dipenuhi Belatung Gegerkan Perumahan di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga sebuah perumahan di wilayah Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan penemuan sesosok jasad yang sudah membusuk pada Jumat (12/12) sore.
Kondisi jasad yang tergeletak di ruang tamu rumah itu sudah dipenuhi belatung dan mengeluarkan bau menyengat.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi Sabtu (13/12) menyebutkan, jasad tersebut diketahui bernama Ketut Astawa (62), warga asal Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng.
Saat ditemukan, jenazah Astawa berada dalam kondisi lebam mayat dan dipenuhi belatung. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hari sebelum akhirnya ditemukan oleh pihak keluarga.
"Awalnya tetangga korban, Dewa Darmadi merasa curiga, karena sejak hari Raya Kuningan, korban tidak pernah keluar rumah. Pengecekan oleh tetangganya sempat dilakukan. Tapi saat mereka mencoba masuk, pintu rumahnya terkunci. Sehingga mereka menduga korban sedang tidak ada di rumah," terang Iptu Yohana.
Kecurigaan tersebut berlanjut hingga Jumat (12/12), ketika Dewa Darmadi yang juga petugas di Kelurahan Banjar Bali, tanpa sengaja bertemu dengan kakak korban. Ia kemudian meminta pihak keluarga untuk segera mengecek kondisi korban yang sudah lama tidak terlihat.
Mendapat informasi itu, keponakan korban, Putu Widiartana, langsung mendatangi rumah Astawa. Ia mencoba mengintip ke dalam rumah melalui ventilasi di atas pintu. Dari celah tersebut, Widiartana melihat korban sudah tergeletak tak bernyawa di ruang tamu, lalu melaporkan temuannya ke pihak kepolisian.
"Hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah meninggal dunia kurang lebih 10 hari dan mayat korban sudah dalam keadaan lebam mayat, bagian wajahnya juga sudah dipenuhi belatung," terang Iptu Yohana.
Penyebab pasti kematian Ketut Astawa hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. "Jenazahnya langsung di kremasi di Setra Banjar Tegal," tandas Iptu Yohana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan