Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jasad Membusuk Dipenuhi Belatung Gegerkan Perumahan di Buleleng

Sabtu, 13 Desember 2025, 08:33 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jasad Membusuk Dipenuhi Belatung Gegerkan Perumahan di Buleleng.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Warga sebuah perumahan di wilayah Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan penemuan sesosok jasad yang sudah membusuk pada Jumat (12/12) sore. 

Kondisi jasad yang tergeletak di ruang tamu rumah itu sudah dipenuhi belatung dan mengeluarkan bau menyengat.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi Sabtu (13/12) menyebutkan, jasad tersebut diketahui bernama Ketut Astawa (62), warga asal Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng.

Saat ditemukan, jenazah Astawa berada dalam kondisi lebam mayat dan dipenuhi belatung. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hari sebelum akhirnya ditemukan oleh pihak keluarga.

"Awalnya tetangga korban, Dewa Darmadi merasa curiga, karena sejak hari Raya Kuningan, korban tidak pernah keluar rumah. Pengecekan oleh tetangganya sempat dilakukan. Tapi saat mereka mencoba masuk, pintu rumahnya terkunci. Sehingga mereka menduga korban sedang tidak ada di rumah," terang Iptu Yohana.

Kecurigaan tersebut berlanjut hingga Jumat (12/12), ketika Dewa Darmadi yang juga petugas di Kelurahan Banjar Bali, tanpa sengaja bertemu dengan kakak korban. Ia kemudian meminta pihak keluarga untuk segera mengecek kondisi korban yang sudah lama tidak terlihat.

Mendapat informasi itu, keponakan korban, Putu Widiartana, langsung mendatangi rumah Astawa. Ia mencoba mengintip ke dalam rumah melalui ventilasi di atas pintu. Dari celah tersebut, Widiartana melihat korban sudah tergeletak tak bernyawa di ruang tamu, lalu melaporkan temuannya ke pihak kepolisian.

"Hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan sudah meninggal dunia kurang lebih 10 hari dan mayat korban sudah dalam keadaan lebam mayat, bagian wajahnya juga sudah dipenuhi belatung," terang Iptu Yohana.

Penyebab pasti kematian Ketut Astawa hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. "Jenazahnya langsung di kremasi di Setra Banjar Tegal," tandas Iptu Yohana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami