Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Jelang Nyepi, 21 Hewan Disucikan dalam Upacara Mapepada
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Desa Adat Buleleng, menggelar Upacara Mapepada pada Kamis (27/3) siang.
Upacara ini digelar untuk menyucikan hewan-hewan yang akan dipersembahkan dalam Upacara Tawur Kesanga, serangkaian hari raya Nyepi Caka 1947.
Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna mengatakan, Upacara Mapepada ini digelar oleh Desa Adat Buleleng sejak 1985 silam. Ada sebanyak 21 hewan seperti kerbau, anak sapi, ayam, angsa hingga kambing yang disucikan dengan cara menjalani sejumlah proses ritual, salah satunya dibawa berkeliling sebanyak tiga kali di areal Pura Desa Adat Buleleng.
Upacara Mapepada ini dipimpin oleh sulinggih Ida Pandita Mpu Dwi Dharma Wijaya Kusuma Nanda, dari Griya Dwipa Shanti Paramita. Dimana Banjar Adat Kampung Baru bertugas ngewalung atau bertanggung jawab atas Upacara Mapepada ini.
Setelah disucikan, hewan-hewan itu selanjutnya akan dikurbankan dan dihaturkan dalam Upacara Tawur Kesanga, yang akan digelar di Catus Pata Desa Adat Buleleng, pada Jumat (28/3). Tujuannya untuk mengharmoniskan bhuwana alit dan bhuana agung.
Upacara Tawur Kesanga kata Sutrisna, akan dipimpin oleh Ida Sri Bhagawan Rama Sogata dari Griya Dalem Cili Desa Ularan Kecamatan Sukasada, Ida Bhujangga Rsi Waisnawa Kemenuh dari Griya Taman Wangining Desa Temukus, Ida Pedanda Duangga Purdasa Kemenuh dari Griya Weda Purana, Ida Pandita Mpu Ratangkara Bayu Segara Gni Andan Wijaya Natha dari Griya Taman Aswameda Ashrama Penarukan, Serta Ida Rsi Agung Dwija Bhara Dwaja dari Gria Taman Tunjung Patemon.
"Dengan dilaksanakannya upacara ini, diharapkan keseimbangan alam dan spiritual dapat tetap terjaga, seiring dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi 1947 Caka di Gumi Panji Sakti," tandas Sutrisna.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli