Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Jelang Olimpiade Musim Dingin, Ratusan Atlet Dinyatakan Positif Covid-19
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kasus positif Covid-19 di dunia bertambah 1,92 juta dalam 24 jam terakhir. Dalam waktu yang sama, 7.239 orang dinyatakan meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona tersebut.
Data tersebut diambil dari situs Worldometers per Selasa (1/2) pukul 08.00 WIB. Kasus positif harian terbanyak didominasi Amerika Serikat yang melaporkan 195.245 kasus.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengonfirmasi lebih dari 90 persen kasus telah didominasi infeksi virus corona varian omicron.
Sedangkan angka kematian harian pada pasien Covid-19 paling banyak terjadi di India dengan 1.218 jiwa, jumlah terbanyak selama Januari 2022.
Akumulasi data global Covid-19 kini tercatat telah mencapai 377,49 juta kasus positif yang pernah ada selama pandemi dengan 5,69 juta kematian. Hingga saat ini, lebih dari 73,13 juta orang di dunia masih dinyatakan positif Covid-19.
Atlet yang Terinfeksi Covid-19 Selama Olimpiade Musim Dingin China Terus Bertambah
Selama empat hari terakhir pelaksanaan Olimpiade Musim Dingin, China telah mendeteksi 119 kasus Covid-19 di antara para atlet dan staf.
Pihak penyelenggara telah memberlakukan metode gelembung untuk memisahkan atlet, staf, juga media dari masyarakat luar.
Penghitungan dari akhir pekan menunjukkan terdapat 37 kasus baru pada Minggu (30/1) dan 34 kasus pada Sabtu (29/1). Sebagian besar dinyatakan positif Covid-19 setelah tiba di bandara Beijing, kaya penyelenggara Olimpiade.
Kepala Komisi Atlet IOC di Komite Olimpiade Internasional Emma Terho juga dinyatakan positif, dan mengatakan telah diisolasi sejak akhir pekan.
"Meskipun ini bukan awal yang saya bayangkan, saya senang melihat protokol yang diterapkan di Beijing 2022 bekerja dengan baik," kata Terho, menulis lewat akun media sosial pribadinya, sebagaimana diberitakan Reuters.
Temuan puluhan kasus positif Covid-19 itu menjadi alarm di antara para atlet yang khawatir kompetisi bisa dibatalkan, bahkan sebelum pertandingan dimulai.
"Ada banyak atlet yang dites positif sekarang, itu menakutkan karena kami telah menghabiskan empat tahun sejak Olimpiade terakhir untuk hari ini. Tapi semua itu sia-sia dalam beberapa hari terakhir," kata atlet luger asal Amerika Chris Mazdzer kepada wartawan.
Sekitar 3.000 atlet, bersama dengan pelatih, ofisial, delegasi federasi dan media akan memenuhi pelaksanaan Olimpiade Musim Dingin Beijing selama 4-20 Februari.
Metode gelumbung "Loop tertutup" akan memungkinkan mereka untuk berpindah dari tempat menginap ke lokasi pelaksanaan Olimpiade menggunakan transportasi resmi.
Para peserta juga tamu undangan tidak diizinkan untuk bergerak bebas di depan umum selama pelaksanaan olimpiade. (sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4163 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 755 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun