Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Jembatan Penghubung Desa Poh santen dan Desa Pegang segera dibangun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Harapan warga Desa Pergung dan Desa Pohsanten memiliki jembatan sebentar lagi terwujud. Direncanakan, tahun 2020 ini pemerintah kabupaten Jembrana akan segera membangun jembatan yang menghubungkan antar kedua desa di kecamatan Mendoyo itu.
[pilihan-redaksi]
Tepatnya menghubungkan dua banjar yakni banjar Petapan Kaja–dan banjar Rangdu. Praktis dengan dibangunnya jembatan sepanjang 25 m dan lebar 4 m akan memudahkan arus transportasi kedua Desa tersebut. Utamanya untuk mengangkut hasil pertanian diantara kedua desa tersebut.
Kepastian pembangunan, disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat melakukan pemantauan sekaligus melakukan pertemuan dengan warga masyarakat di kedua desa Senin (20/1). Pertemuan dilangsungkan di salah satu rumah warga yang lokasinya dekat dengan lokasi jembatan, banjar Petapan Kaja Pergung.
Didampingi Kepala Dinas PU I Wayan Darwin dan Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana, Wabup Kembang mengatakan tahun ini akan dimulai pengerjaannya menggunakan dana BKK Provinsi yang nilainya mencapai Rp2 miliar.
“Jembatan yang akan kita bangun ini, menghubungkan dua desa, antara lain desa Pergung dan Desa Pohsanten. Sebelumnya kita sudah koordinasikan ke Pemprov Bali, dan sudah dianggarkan melalui dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus),” ujar Kembang.
Terkait dengan anggaran, Wabup Kembang mengatakan, jembatan itu akan rampung tahun ini juga.
“Proyek ini akan menghabiskan anggaran sebesar Rp2 miliar. Kita harapkan proyek ini nanti pengerjaannya tepat waktu dan juga kualitas fisiknya terjamin, sehingga bisa bertahan lama,” harapnya.
Kepada masyarakat Wabup Kembang berharap dengan dibangunnya jembatan ini nanti, akan meningkatkan konektivitas antar desa sekaligus mengembangkan daya dukung ekonomi warga sekitar .
Sementara, Ngurah Ardana salah satu warga Pasatan–Desa Poh Santen, menyambut gembira rencana pemkab Jembrana membangun jembatan. Kehadiran jembatan itu, dirasa penting sebagai sarana transportasi warga. Mengingat sebelumnya warga harus memutar jauh jika ingin menuju desa tetangga, begitu sebaliknya.
“Jalan lokasi jembatan ini seperti short cut, biasa dilintasi warga untuk mempercepat menuju petapan kaja dan sebaliknya. Cuma hambatannya di musim penghujan, air tinggi sehingga tdak mungkin dilewati. Jadi vital sekali kalau nanti jembatan selesai dibangun,“ ujarnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1428 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 756 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun