Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Jero Mangku Dihajar Dua Pemuda
Penarukan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang Jero Mangku (pemimpin upacara agama Hindu) dihadang dua pemuda di Jalan Sam Ratulanggi, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, saat akan pulang dari Desa Alas Angker. Tanpa basa basi, 2 pemuda ini kemudian menghajar pemangku ini.
Peristiwa pengeroyokan yang menimpa Jero Mangku Alit Putra Wijaya (57) terjadi pada Minggu (28/9) dinihari, di lintasan Jalan Sam Ratulanggi Singaraja.
Baca juga:
NASA Bagikan Foto Jupiter Pertama JWST
Berdasarkan laporan di Mapolres Buleleng, kedua pelaku diketahui bernama Yudi (30) warga Kelurahan Penarukan dan Nengah (35) warga Desa Sangsit Kecamatan Sawan.
“Kita belum mengetahui secara pasti aksi penghadangan yang disertai dengan pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan dua pemuda terhadap seorang jero mangku ini, sebab tersangka belum diperiksa dan korban sekarang tengah dalam proses pemeriksaan,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Sementara dari laporan korban Jero Mangku Alit Putra Wijaya menyebutkan, sebelum peristiwa pemukulan ini terjadi, korban akan pulang ke rumahnya di Jalan Pulau Bali Kelurahan Kampung Baru.
Di pertengahan jalan korban dihadang dua pemuda Yudi dan Nengah. Tanpa basa-basi, Jero Mangku itu dihajar hingga mengakibatkan memar dan rasa sakit pada dahi.
Hingga kini korban mengaku masih belum mengerti kenapa dirinya menjadi korban pemukulan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1370 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1044 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 887 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 786 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik