Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Jika Disetujui Parlemen, Thailand Jadi Negara Pertama di Asia Melegalkan Ganja
Sabtu, 3 November 2018,
14:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Thailand saat ini sedang merancang regulasi untuk melegalkan ganja untuk keperluan medis. Jika disetujui, itu akan membuat Thailand sebagai negara pertama di Asia yang mengizinkan penggunaan narkoba.
Petani Thailand percaya produk mereka akan menjadi yang terbaik di dunia. Industri ganja ini diperkirakan bernilai $55,8 miliar pada 20205. Dikutip dari dailymail.co.uk rancangan undang-undang untuk mengizinkan penggunaan ganja yang terbatas telah dikirim ke Majelis Legislatif Nasional (NLA) Junta Militer.
"Kami telah mengajukan RUU itu dalam pembahasan," ujar Jet Sirathraanon, Ketua Komite Kesehatan Publik NLA.
Ia mengatakan kepada AFP bahwa itu akan pertama dibacakan dalam pembahasan di parlemen pengesahan Junta dalam waktu kurang dari satu bulan. "Ganja hanya untuk pengobatan, bukan untuk rekreasi," tambahnya.
Ganja tetap ilegal di Thailand, dengan hukuman ketat untuk perdagangan narkoba meskipun negara gajah putih itu tetap menjadi pusat transit regional utama dan produsen narkotika. Namun gagasan mariyuana medis telah lama diterima oleh banyak masyarakat di negara-negara mayoritas Buddha dan para pejabat junta sebelumnya telah melontarkan kebutuhan untuk mereformasi undang-undang narkoba.
Jet mengatakan Thailand telah menunda membuat perubahan terlalu lama sementara negara-negara lain seperti Kanada dan Australia telah memanfaatkan momen itu, termasuk melegalisasi ekspor. Dia menyampaikan pertimbangannya karena selain dampak pendapatan yang dihasilkan, efek menguntungkan lainnya yang bisa terjadi pada pasien yang kesakitan diharapkan mampu memberikan yang dapat mengubah hukum untuk mengijinkan Thailand menggunakan ganja.
Dia juga memuji kualitas tanaman negara Asia Tenggara, yang berkembang dengan sangat baik di perbatasan Segitiga Emas Thailand, Laos dan Myanmar.
"Saya melakukan ini karena ini kesempatan bagi orang Thailand," katanya sembari menambahkan Thailand memiliki ganja terbaik di dunia dimana para ahli setuju dan melihat potensi serupa.
Sementara,Jim Plamondon, Wakil Direktur Pemasaran di Perusahaan Cannabis Thailand menuturkan saat ini Thailand dapat menghasilkan ganja yang luar biasa dengan harga murah dari petani Barat yang digambarkan sebagai perusahaan ganja legal pertama di negara itu.
"Besok, Thailand akan merebut kembali warisan budayanya, dengan menjadi penumbuh, pengolah, dan produsen produk ganja terkemuka di dunia," katanya sembari menambahkan setiap perusahaan yang serius terkait ganja harus mulai memindahkan rantai pasokannya ke Thailand.
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 468 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 377 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 304 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026