Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Jokowi Lebih Dahsyat daripada Megawati
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dinilai lebih menjual dibanding Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politik, Yunarto Wijaya, ketika dihubungi, Jakarta, Selasa (4/3/2014). Menurutnya, Jokowi bisa mendongkrak suara partai di Pemilu 2014 ketimbang Megawati. Hal itu menjadi alasan PDIP memilih Jokowi sebagai juru kampanye (Jurkam) nasional dalam pemilu 2014.
"Dalam konteks capres bukan lagi eranya Bu Mega. Alasan utama memilih PDIP karena Jokowi. Jadi bukan eranya Ibu," kata Yunarto. Menurutnya, Mega lebih mampu mempersatukan seluruh kader di internal PDIP. Sedangkan Jokowi sebagai faktor elektoral pendongkrak suara.
Yunarto menilai mantan Wali Kota Solo itu lebih dahsyat dibanding Megawati dalam mempengaruhi pemilih. Sehingga, tidak salah bila Jokowi didaulat sebagai tim inti jurkam nasional untuk PDIP.
"Tetapi di sisi lain, nama besar Bu Mega jadi faktor pemersatu partai. Bu Mega terlihat negarawan. Elemen bangsa menunggu keputusan Bu Mega siapa yang akan maju sebagai capres," jelas Yunarto.
Memang tidak ada larangan bagi Megawati untuk kembali maju sebagai capres 2014. Megawati dapat memanfaatkan beberapa kader-kader muda yang potensial seperti halnya Jokowi.
"Tetapi bukan eranya Bu Mega lagi," ucap Yunarto.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 796 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 694 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 515 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 495 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik