Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Jokowi Respons Kritik BEM UGM: Kita Ada Etika Sopan Santun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons baliho kritik BEM UGM dengan mengingatkan ada etika dalam demokrasi.
Jokowi menilai baliho itu sebagai bagian dari demokrasi. Namun, ia mewanti-wanti soal sopan santun.
"Ya itu proses demokrasi, boleh-boleh saja, tetapi perlu saya juga mengingatkan kita ini ada etika sopan santun ketimuran," kata Jokowi di Stasiun Pompa Ancol Sentiong, Jakarta, Senin (11/12).
Jokowi tak masalah dengan baliho wajah dirinya yang bertuliskan "Penyerahan Nominasi Alumnus UGM Paling Memalukan". Dia mengaku tidak tersinggung.
"Ya biasa saja," ucap Jokowi.
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) memasang baliho berwajah Jokowi. Baliho itu berisi pesan kritik kepada Jokowi.
Dalam baliho itu, wajah Jokowo terbelah dua. Di sebelah kiri, Jokowi tampak memakai jas dan mahkota. Di sebelah kanan, Jokowi memakai jas almamater UGM dan topi caping.
Baliho berukuran 4x3 meter itu dilengkapi tulisan "BEM KM UGM Presents: Alumnus UGM Paling Memalukan. Mr. Joko Widodo". Ada sekitar tiga hingga empat baliho yang dipasang di luar kampus UGM.
Ketua BEM KM UGM Gielbran M Noor berkata baliho itu bentuk kekecewaan terhadap Jokowi. BEM UGM kecewa dengan kriminalisasi aktivis dan pemberantasan korupsi di era Jokowi.
"Ini wujud kekecewaan kita sebagai mahasiswa UGM juga, bahwa sudah hampir dua periode Pak Jokowi memimpin, tetapi pada kenyataannya masih banyak sekali permasalahan fundamental yang belum terselesaikan. Padahal, beliau punya cukup banyak waktu menyelesaikan masalah-masalah itu," ucap Gielbran di seputaran Bundaran UGM, Sleman, Jumat (8/12).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4136 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1415 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun