Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jumlah Ogoh-Ogoh Meningkat 300 Persen Lebih

Jumat, 4 Maret 2011, 19:48 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Jumlah ogoh-ogoh yang diarak hari pengerupukan (sehari sebelum hari raya Nyepi ) Jumat malam ini (4/3) sebanyak 932 ogoh-ogoh. Jumlah ini lebih banyak dari malam pengerupukan tahun lalu yang hanya sejumlah 300 ogoh-ogoh.

[pilihan-redaksi]

Hal itu diungkapkan Kapolres Tabanan AKPB AA Made Sudana usai menggelar apel pengamanan hari pengrupukan dan Nyepi di Mapolres Tabanan, Jumat (4/3) pagi.

Sudana menegaskan faktor penyebab meningkatnya jumlah ogoh-ogoh yang diarak malam ini karena di tahun sebelumnya perayaan Yepi berdekatan dengan hajatan pilkada Tabanan.

"Untuk tahun lalu agak dibatasi jumlah ogoh-ogohnya. Sedangkan sekarang satu banjar bisa membuat tiga ogoh-ogoh,"tandas Sudana. Untuk mengamakan jalannya pengarakan ogoh-ogoh malam ini, pihaknya mengerahkan seluruh kekuatan yang tersebar di sepuluh kecamatan yang ada.

Sedangkan titik-titik rawan seperti di wilayah kecamatan Kediri, dan kecamatan Baturiti menjadi fokus perhatianya. "Sejauh ini berdasarkan pemantauan kami Tabanan tetap kondusif," jelasnya.

Ia pun menghimbau kepada pemuda yang mengarak ogoh-ogoh malam ini agar tidak mengkonsumsi minuman keras. "Mengarak ogoh-ogoh yes, tapi menegak arak api no,"imbuhnya. Selain itu pihaknya sudah dari jauh hari juga mengumpulkan para tokoh "tokoh masyarakat agar tidak membunyikan meriam bambu, dan mercon. "Saya harap malam pengerupukan dan perayaan hari raya nyepi bisa berlangsung dengan aman dan lancar," ucapnya.

Sementara itu pawai ogoh-ogoh di Kota Tabanan dimulai dari pukul 15.00 Wita. Sekitar 50 ogoh-ogoh akan diarak dari depan Pura Dalem Tabanan yang kemudian diarak mengelilingi 22 banjar yang ada di desa adat Kota Tabanan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami