Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Junta Kudeta Niger Tolak Upaya Mediasi dari Blok Afrika Barat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Junta militer Niger menolak kehadiran diplomat blok Afrika Barat, ECOWAS, ke negara yang dikudeta tersebut. Langkah pemblokiran akses ini kian menyulitkan upaya mediasi di Niger.
Pernyataan itu tertuang dalam surat yang ditujukan untuk perwakilan ECOWAS di Niamey. Mulanya diplomat dari ECOWAS dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengunjungi Niamey pada Rabu (9/8).
"Konteks kemarahan dan pemberontakan saat ini, di antara penduduk menyusul sanksi yang dijatuhkan ECOWAS, membuat tidak mungkin menyambut delegasi ini dalam ketenangan dan keamanan yang diperlukan," demikian bunyi surat itu, seperti dikutip Anadolu.
Para pemimpin negara anggota ECOWAS dijadwalkan akan kembali menggelar pertemuan di Nigeria pada Kamis. Mereka bakal membahas situasi politik di Niger.
Tak lama usai pemblokiran itu, ketua ECOWAS sekaligus Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu memerintahkan sanksi baru untuk Niger.
Menurut juru bicara kepresidenan Niger, Ajuri Ngelale, Tinubu akan memberlakukan sanksi melalui bank sentral Nigeria, menargetkan entitas dan individu yang terlibat dalam kudeta.
Upaya mediasi dengan junta Niger bukan kali pertama.
Pada pekan lalu, eks penguasa militer Nigeria Abdulsalami Abubakar dan delegasi mengunjungi Niamey. Namun, pemimpin kudeta yang mengklaim penguasa Niger saat ini, Abdourahamane Tchiani, menolak menerima mereka.
Tchiani juga ogah bertemu penjabat wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Victoria Nuland, di Niamey pada Senin.
Nuland juga tak diizinkan bertemu dengan Presiden Niger Mohamed Bazoum yang ditangkap sejak kudeta.
Namun, di saat yang sama Tchiani dilaporkan bertemu dengan delegasi dari negara tetangga Mali dan Burkina Faso. Kedua negara ini menyatakan dukungan ke Niger.
Niger tengah gonjang-ganjing usai Tchiani melancarkan kudeta pada 26 Juli. Ia menangkap Bazoum dan setidaknya lima menteri di pemerintahan sah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 599 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 476 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan