Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jurus Pemkab Atasi Kasus Rabies di Karangasem Melonjak

Sabtu, 7 Oktober 2023, 09:02 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jurus Pemkab Atasi Kasus Rabies di Karangasem Melonjak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Menyikapi lonjakan kasus rabies di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Sekda I Ketut Sedana Merta dan Kadis Pertanian, Pangan, dan Perikanan, Siki Ngurah, memberikan sosialisasi dan edukasi ke sekolah terkait bahaya virus Rabies dalam rangka Hari Rabies Sedunia pada Jumat (6/10/2023). 

Ia menyampaikan sosialisasi ini dilalukan dalam rangka untuk menjaga keamanan bersama terhadap penyebaran rabies serta menekankan pentingnya kesadaran untuk merawat binatang peliharaan, khususnya anjing dan kucing. Ia juga memberi peringatan terhadap anjing liar yang dapat membahayakan masyarakat.

Seperti insiden di Desa Kesimpar, di mana gigitan anjing liar menyebabkan kasus positif rabies. "Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mari kita sadar bersama untuk memberikan perawatan dan vaksinasi kepada hewan peliharaan kita," ujarnya.

Lanjutnya, hingga akhir September 2023 ini, dari estimasi 77.092 ekor anjing di Kabupaten Karangasem, sebanyak 44.695 ekor (57,98%) telah divaksinasi melalui program vaksinasi rabies. Cakupan minimal 70% di wilayah tertular diharapkan dapat melindungi masyarakat dari ancaman rabies.

Penanggulangan penyakit rabies memerlukan pendekatan One Health, dengan kerjasama lintas sektor kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Peran aktif masyarakat juga krusial. Keberhasilan pengendalian rabies dipengaruhi oleh partisipasi semua pihak, termasuk pemilik hewan, petugas kesehatan, dan sosialisasi efektif.

Sementara, Kadis Pertanian, Pangan, dan Perikanan, I Nyoman Siki Ngurah menjelaskan Hari Rabies Sedunia diperingati setiap tanggal 28 September. Menurutnya rabies adalah penyakit menular yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui gigitan hewan yang terinfeksi seperti anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar.

"Kegiatan vaksinasi massal dan serentak, termasuk edukasi di sekolah, merupakan upaya Kabupaten Karangasem dalam mengendalikan penyakit ini," terangnya. 

Kabupaten Karangasem tetap menjadi daerah endemis rabies, dengan laporan 1.861 kasus gigitan dan 82 kasus positif rabies pada tahun 2023. Upaya terus dilakukan melalui vaksinasi massal, pengendalian populasi Hewan Pembawa Rabies (HPR), regulasi lalu lintas HPR, dan strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami