Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kabupaten Klungkung Rentan Bencana Mulai Longsor Hingga Tsunami
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung menggelar Apel Siaga Bencana tahun 2016 yang di laksanakan di lapangan GOR Swecapura Rabu (21/9). Dalam kegiatan Apel Siaga Bencana 2016, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bertindak sebagai Inspektur upacara.
Dalam amanatnya Bupati Suwirta mengatakan bahwa Kabupaten Klungkung rentan dari musibah dan bencana, mulai dari tsunami, gelombang ekstrim dan abrasi, banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan, gempa bumi, kekeringan hingga cuaca ekstrim. Maka dari itu Suwirta mengajak untuk senantiasa waspada dan menjaga serta memelihara alam dengan sebaik baiknya.
"Karena alam merupakan anugrah dari Tuhan maka kita juga hendaknya selalu melakukan langkah langkah spiritual demi menjaga alam ini, semoga simulasi apapun yang kita dilakukan hari ini tidak akan pernah terjadi, namun kita tetap harus siaga," ujar Bupati Suwirta.
Selain itu kata Suwirta, kegiatan ini juga sebagai sarana untuk mengumpulkan kapasitas daerah, sarana dan prasarana logistik, baik lembaga pemerintah, non pemerintah untuk menguji kemapuan dan ketrampilan dalam memobilitasi sumber daya serta pengoperasian sarana dan prasarana penanggulangan bencana.
“Kegiatan ini merupakan momentum untuk mengecek sarana dan prasarana pendukung yang di miliki untuk mengantisipasi kemunginan terjadinya bencana” kata Suwirta.
“Dalam undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah menempatkan urusan umum ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang salah satu sub urusannnya adalah Bencana sebagai salah satu dari enam urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Penanggulangan bencana di daerah di perlukan koordinasi kerjasama yang terintegrasi dengan berbagai pihak. Kompleksitas masalah yang di akibatkan dari bencana tidak bisa di pandang hanya dari sisi tertentu saja, melainkan harus di pandang dari sudut menyeluruh,” pungkasnya.
Dalam apel itu juga diisi dengan simulasi penanggulangan korban bencana alam yang diikuti oleh unsur BPBD, Kepolisian, TNI, PMI, SAR, Damkar, Dinas Perhubungan, POLPP dan para siswa.
Turut hadir dalam apel ini Kepala BPBD Prov. Bali Dewa Indra, Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar, Unsur MUSPIDA, para pimpinan SKPD, serta personil BPBD dari Klungkung, Gianyar, Bangli dan Karangsem.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan